Tujuh Anggota Polisi di Maluku Utara Dipecat

Editor: BrindoNews.com author photo

Pada apel gabungan tersebut Kapolda Irjen Pol. Risyapudi Nursin juga memberikan penghargaan kepada 37 anggota polisi yang berprestasi.  

TERNATE, BRN - Sebanyak tujuh anggota polisi di Maluku Utara resmi dipecat. Ketujuh anggota itu diantaranya dua anggota brimob, sisanya angota polisi yang bertugas Polres jajaran.

Pemberhentian dengan tidak terhormat atau PDTH ini diumumkan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Risyapudi Nursin dalam apel gabungan di halaman Polda Maluku Utara, Senin (4/10) pagi.

Pada kesempatan tersebut, Risyapudi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pejabat utama dan staf Polda Maluku Utara atas dedikasi serta kedisiplinan dan kerja kerasnya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan responsif. Berharap reward dan punistment ini menjadi pembelajaran bagi anggota-anggota lain.

“Sehingga kedepanya tidak ada lagi personil Polda Maluku Utara yang melakukan pelanggaran seperti disersi dan perbuatan tidak terpuji lainnya. Untuk itu, saya tekankan kepada seluruh Kasatker agar melakukan pengawasan melekat kepada seluruh personilnya sehingga mereka merasa terus terawasi dan menghilangkan niat untuk berbuat pelanggaran,” tegasnya.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Adip Rojikan menambahkan, tujuh anggota yang diberi punishment PTDH adalah komitmen tegas terhadap personil yang melakukan pelanggaran dan membuat citra polisi bertambah buruk di tengah masyarakat.

Tujuh anggota itu masing-masing, Bripka Raniandini Yasa dari kesatuan Yanma Polda Malut, Bharatu Septian Munawar dari Kesatuan Sat Brimob Polda Malut. Ditambah dua anggota Polres Ternate, yaitu Brigpol Mochamad Cholid, dan Briptu Rahman Hartanto. Bripda Muh. Taufan Madra yang bertugas di Polres Halbar, Briptu Abdul Taher Sepa di Polres Halteng, dan Brigpol Ridwan Anhar di Polres Tidore Kepulauan. (jy/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini