STIMI Ternate Gelar Madabintal untuk Calon Taruna

Editor: BrindoNews.com author photo

Komandan Pangkalan TNI-AL Ternate, Kolonel Laut (P) Ashari Sunan Abidin saat membuka madabintal di Markas TNI-AL Ternate. 

TERNATE, BRN
- Calon taruna taruni Sekolah Tinggi Ilmu Maritim Indonesia atau STIMI Ternate mengikuti Masa Dasar Pembinaan Fisik dan Mental atau madabintal. Pendidikan karakter sebelum menjadi taruna ini dilaksanakan di Lapangan Pangkalan TNI Angkatan Laut Ternate.

Ketua STIMI Ternate, Irham menyatakan madabintal merupakan program rutin dan berlaku wajib bagi setiap mahasiswa baru atau calon taruna. Pelaksanaan madabintal, lanjut Irham, berkerjasama dengan TNI Angkatan Laut Ternate dalam rangka membantu dan membina mental dan karakter calon taruna.

“Kerjasama STIMI dan LANAL Ternate untuk kegiatan ini (madabintal) sudah yang ke tiga kali. Pendidikan ini diikuti 15 calon taruna taruni anggkatan ke tiga,” kata Irham, Sabtu 23 Oktober.

Irham mengemukakan, pembinaan mental dan karakter dilakukan sebagai salah satu upaya melatih mahasiswa baru atau taruna taruni dalam hal memiliki kecerdasaran emosional atau karakter sejak dini.

“Sebab, mereka tidak hanya dituntut punya kemampuan atau pengetahuan intelektual saja, tetatpi harus memiliki kemampuan moral atau karakter yang baik. Langkah ikhtiar ini sebagai proteksi agar tidak mudah terpengaruh atau terjebak sehingga memengaruhi apa yang ingin dicapai (tujuan yang diinginkan),” katanya.

Berharap kerjasama STIMI-Lanal Ternate terus berlanjut hingga di tahun-tahun mendatang, terutama berbagi pengetahuan tentang kemaritiman.

“Terima kasih kepada Lanal Ternate, karena di kesempatan ini kita juga bersilaturahmi dengan Komendan Lanal Ternate yang baru,” ujarnya.

Komandan Pangkalan TNI-AL Ternate, Kolonel Laut (P) Ashari Sunan Abidin menjelaskan, pendidikan karakter bagi calon taruna taruni baru sangat perlu ditanam sejak dini.

“Dengan karakter, akan membetuk sikap para taruna baru dalam menghadapi tantangan, terutama dalam dunia kuliah maupun pekerjaan,” ucapnya.

Ashari mengatakan, pendidikan karakter yang diberikan tersebut mencakup pembinaan mental, ideologi, dan kebangsaan dalam aspek kemaritiman.

“Ada juga sisipan materi baris berbaris. Aspek kemaritiman yang diberikan itu meliputi bidang pelayaran, transportasi laut dan nautika. Selain itu sikap kedisplinan juga diberikan kepada mereka,” tandasnya. (ves/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini