Pengerjaan Ruas Jalan Maba-Sagea Ditargetkan Selesai Tahun Depan

Editor: BrindoNews.com author photo

Anjas Taher.

HALTIM, BRN
- Keinginan Pemerintah Halmahera Timur mengambil alih jalan penghubung Maba-Sagea akhirnya terwujud.

Ini setelah Kementerian Kehutanan RI wilayah Indonesia Timur menerbitkan surat analisis status kawasan yang menerangkan status jalan sepenuhnya diserahkan ke kabupaten bermotto Limabot Fayfiye itu.

Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher menyatakan surat Analisis Status Kawasan atau Anstat itu dijadikan dasar pengerjaan jalan Maba-Sagea, termasuk pengerjaan ruas jalan Wasile Selatan-SP3 Trans Kobe.

“Dokumen serupa ketika pemda bersama pihak kementerian kehutanan wilayah Indonesia Timur bertemu sebelumnya di Sulawesi Utara. Dokumen yang sama inilah kemudian kita jadikan acuan atau dasar,” kata Anjas, Rabu, 6 Oktober.

Politisi Golkar itu mengemukakan, keinginan Pemerintah Halmahera Timur mengerjakan ruas jalan Maba-Sagea itu sudah sejak lama. Upaya ini dalam rangka memenuhi kebutuhan akses masyarakat Maba dan Sagea.

Kendati statusnya sudah dialihkan, lanjut Anjas, Pemerintah Provinsi Malut tetap dilibatkan dalam pendampingan dan koordinasi. Terutama dari segi kesiapan administasi demi kelancaran pengerjaan.

“Ruas jalan Maba-Sagea sejatinya tanggungjawab provinsi, namun karena tidak terurus jadi statusnya dialihkan menjadi tanggungjawab Pememerintah Halmahera Timur. Berharap tahun depan sudah bisa diakses (selesai dikerjakan),” ujarnya.

“Sekarang kita lagi kerja ekstra menyiapkan semua administrasi dan persyaratan lain, mulai dari peta indikatif penutupan lahan, izin pinjam pakai kawasan hingga Amdal. Kalau seluruh dokumen sudah selesai, IWIP bersdia membantu untuk membuka ruas jalan, karena Maba-Sagea saat ini kita sudah buka sekitar 10 Kilo Meter, setelah di buka baru kita coba tawarkan ke balai,” sambungnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini