Dikbud Malut Sabet Penghargaan Terbaik Dua Pelaporan DAK Fisik

Editor: BrindoNews.com author photo

Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Dikbu Malut, Hasanudin Ali, saat menerima penghargaan dari Direktur Jenderal PAUD Dikdas dan Dikmen Kemendikbudristek RI, Jumeri.

TERNATE, BRN
– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara mendapat peringkat kedua dalam kategori Konsistensi Pelaporan DAK Fisik 2019-2021. Penghargaan pelaporan terbaik atas kinerja tinggi itu diterima usai Direktorat SMA Kemdikbudristek RI mengevaluasi 12 provinsi atas program transfer daerah tahun 2021.

Direktur Jenderal PAUD Dikdas dan Dikmen Kemdikbudristek RI, Jumeri mengatakan, penilaian dan evaluasi terhadap program transfer daerah tahun 2021 ini bertujuan mengetahui penyaluran atau realisasi anggaran dalam menyelesaikan masalah daerah, terutama menyangkut penyediaan sarana fisik berupa gedung dan peralatan sekolah.

Program transfer daerah dana BOS dan DAK Fisik SMA yang dievaluasi, lanjut Jumeri, meliputi empat kategori. Yaitu konsistensi dalam kinerja DAK fisik 2021, konsistensi capaian DAK fisik 2019-2021, konsistensi pelaporan DAK fisik 2019-2021, dan konsistensi pelaporan dana BOS 2020-2021.

“Sebagai bentuk apresiasi, Direktorat SMA memberikan penghargaan kepada provinsi yang menunjukkan kinerja tinggi dalam pengelolaan BOS dan DAK fisik,” kata Jumeri saat membuka acara evaluasi program transfer daerah BOS dan DAK fisik SMA Tahun 2021 di Bandung, Jawa Barat, Senin 18 Oktober.

 

Empat kategori penilaian dan evaluasi pengelolaan BOS dan DAK fisik. Masing-masing kategori dinilai sesuai pelaporan tiap-tiap pengelola anggaran. (Grafis: brindonews.com)

Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Hasanudin Ali mengaku, prestasi pelaporan dana alokasi khusus atau DAK ini baru kali pertama diraih semenjak sekolah menengah atas dialihkan ke pemerintah provinsi.

“Maluku Utara di posisi kedua dibawah Sumatra Selatan. Ini merupakan awal baik bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara dalam berbenah dan menggenjot kinerja untuk perbaikan serta mencapai prestasi yang lebih baik lagi,” kata Hasanudin.

Hasanudin mengatakan, penghargaan ini seharusnya diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Imam Makhdy Hassan.

“Namun karena pak kadis fokus untuk menyukseskan pengelaran STQ Nasional XXVI di Sofifi, saya kemudian ditugaskan mengikuti kegiatan Evaluasi Program Transfer Daerah Tahun 2021 di Jawa Barat,” ucapnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini