Belanja 46 M Anggaran Sekretariat STQ Diduga Bermasalah

Editor: BrindoNews.com author photo

Ilustrasi uang tunai.

TERNATE, BRN
- Pagelaran Seleksi Tilawatil Qur’an atau STQ Tingkat Nasional di Maluku Utara resmi selesai sudah. Kendati begitu, kabar tak sedap mulai bermunculan, salah satunya biaya belanja kegiatan pendukung senilai Rp46 miliar yang menyisakan masalah.

Informasi yang dihimpun brindonews, anggaran kegiatan pendukung STQ itu beberapa hasil belanjanya tidak sesuasi dan terdapat selisih. Dugaan ini diperkuat dengan hasil pengujian terhadap nilai belanja kegiatan pada Sekretraiat STQ yang dikeluarkan Inspektorat Provinsi Maluku Utara. Hasil reviu tersebut rata-rata biaya belanja perlu dikoreksi karena tidak sesuai peruntukan atas efek manfaatnya.

Inspektorat mencatat senilai Rp8 miliar lebih nilai belanja yang tidak sesuai dari total anggaran Rp46 miliar. Kemudian nilai belanja yang harus dikoreksi sebesar lebih dari Rp7 miliar. Lalu ada selisih belanja senilai Rp16 miliar lebih.

Inspektorat juga menemukan selisih penggunaan anggaran pada tiga satuan paket. Diantaranya Sekretariat STQ senilai Rp.26.291.530.160 dari total pagu Rp46.260.535.160. Biro Umum senilai 4,662,000,000 dari total pagu Rp29.026.000.000. dan selisih Rp23.091.930.000.00 pada SKPD pengelola anggaran STQ.

“Pengadaan kebutuhan akomodasi tempat penginapan kafilah STQ Nasional 2021 senilai Rp6.173.000.000 juga perlu dikoreksi. Terdapat selisih Rp5.106.600.000.00 dari total nilai Rp6.173.000.000,” tulis Inspektorat Provinsi Maluku Utara dalam  resume hasil reviu RKA atas kegiatan-kegiatan pendukung operasional STQ Nasional ke-26 di Provinsi Maluku Utara.

Ketua Panitia Daerah STQ Nasional 2021, Salmin Janidi dikonfirmasi belum menjawab pertanyaan brindonews. Hingga berita ini dipublish, Salmin Janidi belum memberikan tanggapan atau keterangan. Berita ini akan di-full-up pada kesempatan pertama, Senin, 1 November 2021. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini