Penduduk Miskin di Halmahera Timur Meningkat Tiap Tahun

Editor: BrindoNews.com author photo

Ilustrasi. (Foto: tirto.id)

HALTIM, BRN - Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Halmahera Timur meningkat setiap tahunnya. Presentase kemisikinan di kabupaten bermotto Limabot Fayfiye itu bertambah dari angka 14,53 ribu atau 15,39 persen menjadi 15,45 persen atau 14,97 ribu penduduk miskin pada 2020.

Data Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Maluku Utara per 31 Agustus 2021 itu mencatat jumlah kemiskinan tersebut naik sebesar enam persen.

“Pada Tahun 2020 tingkat kemiskinan tertinggi di Kabupaten Halmahera Timur yaitu sebesar 15,45 persen. Sementara itu Kota Ternate memiliki persentase penduduk miskin terendah yaitu hanya sebesar 3,46 persen pada tahun 2020. Kemudian tingkat kemiskinan terendah berikutnya yaitu Kabupaten Halmahera Utara sebesar 4,45 persen dan Kabupaten Halmahera Selatan sebesar 5,21 persen,” kata Kepala BPS Maluku Utara, Aidil Adha, seperti dikutip dalam publikasi Profil Kemiskinan Provinsi Maluku Utara 2020.

 

Garis kemiskinan di Provinsi Maluku Utara lima tahun terakhir mengalami kenaikan, baik di perkotaan maupun perdesaan. Salah satunya disebabkan oleh inflasi yang menyebabkan kenaikan harga komoditi pembentuk garis kemiskinan.

“Indeks keparahan kemiskinan pada masing-masing kabupaten kota cenderung bervariasi. Indeks keparahan kemiskinan tertinggi adalah Halmahera Tengah sebesar 0,39 persen, dan yang paling rendah adalah Halmahera Selatan, sebesar 0,08 persen,” jelas Aidil.

 

 
Kategori penduduk miskin di Halmahera Timur dilihat dari pengeluaran per kapita per bulan. BPS Halmahera Timur mencatat, tingkat minimum pengeluaran pada tahun 2020 sebesar 569,46 ribu rupiah.

“Kebutuhan ini lebih besar dibanding 2019 yang hanya 545,24 ribu,” tulis BPS dalam publikasi Halmahera Dalam Angka 2021.

 

(red)

Share:
Komentar

Berita Terkini