KNPI Maluku Utara Tantang AGK Tindak Oknum Pencatutan Nama Gubernur

Editor: BrindoNews.com author photo

Yahya: Gubernur Tidak Bisa Diam dan Apatis

Yahya Alhadad.

TERNATE, BRN
- Dugaan modus penipuan dengan mencatut nama Gubernur Abdul Gani Kasuba hangat diperbincangkan. Ketua OKK KNPI Maluku Utara, Yahya Alhadad menyebut dugaan yang melilit nama oknum kepala dinas itu bentuk kejahatan yang harus ditindak tegas.

“Harus dicopot dari kepala dinas (Perumahan Kawasan dan Permukiman Provinsi Maluku Utara) dan langsung diproses secara hukum, karena tindakan tersebut merupakan kejahatan,” kata Yahya, Selasa, 29 Sptember.

Yahya menyatakan, secera kelembagaan, KNPI Maluku Utara mengecam perihal tersebut. Praktik semacam ini, menggambarkan kalau nama Gubernur Abdul Gani Kasuba seolah dengan gampangnya dijadikan senjata dalam meraup keuntungan pribadi.

“Bagiamana kita bicara birokrasi yang baik dan sehat, jika praktiknya seperti ini?. Pencatutan nama gubernur pantas ditindaklanjuti, dan terduga pelaku harusnya sudah dicopot dari jabatannya. Suda sepantasnya dilaporkan ke penegak hukum,” tegas Yayo, begitu Yahya Alhadad biasa disapa.

Yayo menambahkan, Gubernur Abdul Gani Kasuba sudah mestinya bergerak cepat mengumpulkan bukti dugaan kasus yang mencatut namanya. Sikap diam dan apatis justru membuka peluang bagi pejabat lainnya mengulangi kasus serupa.

“Kalau ini tidak ditindak, jangan heran besok-besok kasus seperti terjadi lagi, begitu gampangnya seorang gubernur namanya dibawa-bawa. Kalau ini kembali terjadi, publik pasti bertanya, kok guburnur diam saja?.

“Karena itu geburnur harus tegas, tidak bisa diam. Ini soal marwah pemerintah provinsi, maka dari itu gubernur harus bertindak cepat. Jika bukti-buktinya lengkap, mengapa tidak (melaporkan ke penegak hukum),” ujarnya. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini