Inspektorat: Pemeriksaan di 23 Desa Halmahera Timur Masih Berupa Konsep

Editor: BrindoNews.com author photo

Ilustrasi.

HALTIM, BRN - Inspektorat Kabupaten Halmahera Timur belum menerbitkan laporan hasil pemeriksaan atau LHP dugaan penyalahgunaan dana desa dan alokasi dana desa di 23 desa yang sebelumnya diklaim bermasalah. Lembaga pengawas pemerintah berdalih, laporan hasil pemeriksaan internal yang disampaikan masing-masing kepala desa terindikasi bermasalah masih bersifal sampel.

Kepala Inspektorat Halmahera Timur Enda Nurhayati menyatakan, pemeriksaan keuangan di 23 desa semenjak Agustus 2020 lalu tersebut belum sampai pada penetapan status temuan.

“Baru berupa konsep pemeriksaan. Ini nantinya kami sampaikan kepada mereka (23 kepala desa) dalam bentuk adminstrasi, kalaupun ada masalah (pekerjaan yang belum selesai) agar segera diselesaikan,” kata Enda, ketika disembangi brindonews usai rapat paripurna di Kantor DPRD, Selasa, 21 September.

Alasan mengapa belum diterbitkannya LHP, sambung Enda, karena pemeriksaan sedang dalam berjalan. LHP bakal diterbitkan apabilah proses pemeriksaan sepenuhnya selesai.

“Aksen plennya nanti disampaikan ke mereka (23 kepala desa) untuk ditindaklanjuti kalaupun pekerjaannya mereka belum selesai sesuai dengan rekomendasi inspektorat,” tandasnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini