Inspektorat dan Komisi III Dinilai Takut Kadis Perkim Maluku Utara

Editor: BrindoNews.com author photo

Maskur J. Latif.

TERNATE, BRN
- Tim investigasi dugaan kasus pencatutan nama Gubernur Abdul Gani Kasuba hanya gertak sambal. Pembentukan tim yang semestinya menelusuri kasus tersebut justru mengundang tanya terhadap inspektorat.

Demikian halnya Komisi III DPRD Maluku Utara. Komisi yang pimpin Zulkifli Umar itu pun dianggap takut dan tak mampu menyelesaikan dugaan kasus yang menyeret Yunus Badar, Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Provinsi Maluku Utara.

Pendapat tersebut diutarakan Ketua DPD GMNI Provinsi Maluku Utara, Maskur J. Latif kepada redaksi brindonews.com, Selasa, 28 september. Maskur mengatakan, penanganan dugaan kasus pencatutan nama gubernur tidak menunjukan progres semenjak pembentukan tim investigasi. Imbasnya pun, berbagai persepsi buruk dialamatkan kepada inspektorat.

“Inspektorat merupakan lembaga pengawas pemerintah, harusnya mampu menjawab problem ini (dugaan kasus pencatutan nama Gubernur Abdul Gani Kasuba). Masalah ini cukup serius karena melibatkan pejabat teras daerah dan mengatasnamakan orang nomor satu di Maluku Utara, ini sangat berbahaya,” kata Maskur.

Maskur menilai Komisi III DPRD Maluku Utara seakan-akan mendiamkan kasus ini. Padahal wakil rakyat memiliki fungsi pengawasan.

“Bahkan tidak punya taring dan takut kepada Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Provinsi Maluku Utara Yunus Badar”.

“Kasus ini cukup serius dan harus diselesaikan segera mungkin, sehingga ada efek jera. Kasus ini masuk ranahnya penipuan dan penyuapan, dan itu masuk tindakan pidana, Apalagi ada oknum pejabat, sudah tentu menabrak etika dan harus diberi sanksi tegas,” ujarnya.

Maskur mengaku pihaknya telah mengantongi beberapa bukti fisik yang berkaitan dengan dugaan kasus pencatutan nama Gubernur Maluku Utara. Karena itu, Maskur meminta Abdul Gani Kasuba segera mengevaluasi dan mencopot Yunus Badar dari jabatan Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Provinsi Maluku Utara.

“Ini soal harga diri dan martabat Abdul Gani Kasuba sebagai kepala daerah,” ucapnya. (red) 

Share:
Komentar

Berita Terkini