Kepala Cabang Dinas Haltim Tepis Tudingan Jual Beli Jabatan Kepsek

Editor: BrindoNews.com author photo

Muhammad Zufriyadi.

HALTIM, BRN - Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Timur, Muhammad Zufriyadi menepis tudingan praktik jual beli jabatan kepala sekolah yang sengaja dimainkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Zufriyadi menyebut informasi tak sedap yang diciutkan beberapa hari terakhir itu tidak benar adanya.

Zufriyadi menyatakan, upaya memitigasi risiko terjadi praktik jual beli jabatan telah diantisipasi. Pencegahan dilakukan dalam rangka mendukung penerapan wilayah bebas korupsi atau WBK.

“Kabar  tersebut tidak benar. Bahkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Imam Makhdy Hassan telah mengeluarkan surat edaran larangan pungutan liar dalam proses seleksi kepala sekolah,” kata Zufriyadi usai pelantikan pengurus MKKS dan MGMP Halmahera Timur masa bhakti 2021-2024 di Resto Kartika, Sabtu 11 September.

Zufriyadi mengatakan, niat dan iktikad baik Imam Makhdy Hassan perlu diapresiasi. Selain memajukan mutu pendidikan, pembentukan MKKS dan MGMP di sepuluh kabupaten kota Maluku Utara bentuk keseriusan memperluas wawasan dan pengetahuan para kepala sekolah, termasuk meningkatkan kapasitas guru.

“Sebelum pengalihan status dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara, belum ada satu pun kepala dikbud yang mengunjungi Halmahera Timur, terutama membentuk MKKS dan MGMP. Namun setelah dialihkan dan Pak Imam Makhdi Hassan selaku kepala dinas, MKKS dan MGMP  langsung dibentuk. Itu artinya ada keseriusan dalam memenuhi mutu pendidikan kita. Jadi apa yang dituduhkan terkait jual beli jabatan kepala sekolah itu tidak benar,” ucapnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini