Pejabat di Halmahera Timur Dilarang Keluar Daerah Tanpa Izin

Editor: BrindoNews.com author photo

Ilustrasi penerbangan.

TERNATE, BRN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mulai memberlakukan surat izin keluar daerah bagi setiap pimpinan satuan perangkat daerah atau SKPD.

 

Larangan kecualian ini diberlakukan untuk mengantisipasi para pimpinan SKPD yang seenaknya “kabur” saat pembahasan dan evaluasi APBD.

 

Sekretaris Daerah Halmahera Timur Ricky Chairul Ricfat mengatakan, kehadiran para pimpinan SKPD membantu percepatan pembahasan dan evaluasi. Dua angenda itu bakal tersendat kalau salah satu dari pimpinan tidak hadir.

 

”Waktu dekat akan ada pembahasan dan evaluasi APBD, musrembang RPJMD dan pembahasan KUA-PPAS. Karena itu, semua pimpinan SKPD maupun pimpinan instansi vertikal untuk tidak keluar daerah,” kata Ricky, Senin 30 Agustus.

 

Ricky menyatakan keluar daerah dikecualikan itu sudah diwanti-wanti Wakil Bupati Anjas Taher. Mantan Kepala BP4D ini mengaku ia telah ditegur Anjas.

 

“(boleh saja) meninggalkan daerah sepanjang sudah ada izin dan tujuan perjalanannya jelas. Tadi dalam rapat ada salah satu pimpinan SKPD yang keluar derah tanpa izin, akhirnya kami semua dapat marah,” akuinya. (red)
Share:
Komentar

Berita Terkini