Gunakan Aplikasi Michat, 18 Wanita Diamankan Polisi

Editor: BrindoNews.com author photo
18 Wanita, Saat di Introgasi di Kantor Polsek Selatan 

TERNATE,BRN – Diduga gunakan aplikasi Michat sebagai jasa BO, Polsek Ternate Selatan berhasil amankan 18 wanita yang masih di bawa umur, di dua penginapan yakni di Kelurahan Kayumera dan Kelurahan Tanah Tinggi.

Kapolsek Ternate Selatan, Ipda Suherman mengatakan, belasan remaja perempuan yang diamankan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa sering terdapat ada pasangan yang bukan muhrimnya menginap.

Menindaklanjuti informasi tersebut,  tim polsek Ternate Selatan langsung melakukan razia di dua penginapan dan berhasil mengamankan pasangan yang bukan suami- istri yang sedang berkumpul, ungkap Senin (23/8/2021).

Suherman menambahakn, setelah melakukan razia belasan anak dibawah umur langsung dibawa ke Mako Polsek Ternate Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“ Ada 18 perempuan yang diamankan dintaranya  7 orang yang masih berstatus dibawa umur, 6  orang diantaranta menawarkan jasa open BO melalui aplikasi Michat dan  11 orang dewasa,” jelasnya.

Suherman menatakan, setelah anggota melalukan razia ada diantara mereka yang ditemukan ada beberapa pasangan yang bukan suama istri sedang asyik bermesraan di dalam kamar.

“ Sampai dengan saat ini anggota Polsek Ternate Selatan sedang melakukan interogasi terhadap mereka”.

Selain 18 wanita, Polisi juga mengamankan salah satu resepsionis diduga telah memfasilitasi tempat untuk dijadikan open BO. Untuk pengambangan kasusu, lokasi tersebu di pasang police line oleh polisi untuk kepentingan proses lebih lanjut.

Untuk pembuktinya, polisi menemukan hasil percakapan tawar menawar melalui aplikasi Michat, adapun tarif yang ditawaran untuk satu kali genjot bervariasi mulai dari Rp Rp 800.000, paling dibawah Rp 400.000 dan itu ditemukan di dalam aplikasi Mechat yang mereka gunakan di handphone.

“Jadi 18 orang ini masih dimintai keterangan. Mana yang dibina dan mana yang diproses nanti kita sampaikan lebih lanjut,”pungkasnya seraya mengatakan,jika  pemeriksaan mucikari terbukti maka akan dilakukan proses hukum.(tm/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini