Deprov Malut Ragukan Anggaran Mami Biro Umum dan Anggaran Media Dinas Kesehatan

Editor: BrindoNews.com author photo
Anggota DPRD Malut Ruslan Kubais


SOFIFI, BRN - Pengelolaan anggaran di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu di lakukan audit investigasi, sebab ada keganjalan penyerapan anggaran diantaranya Biro Umum setda Malut dan Dinas Kesehatan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, Ruslan Kubias kepada redaksi brindonews.com Minggu (22/8/2021) mengatakan, dalam hal pemeriksaan domumen LKPJ 2020 terdapat kejanggalan dalam penggunaan beberapa item anggaran yakni, di Biro Umum, terdapat uang penggunaan anggaran kegiatan penyediaan makanan dan minuman senilai Rp 10.946.658.000 direalisasi senilai Rp 9.946.757.840 dan itu nyaris terpakai habis dan ketidakjelasan penggunaan anggaran penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan kantor senilai 1.304.541.500 direalisasi senilai Rp 1.170.630.759. peluang terjadinya fraud pengadaan BBM di Biro Umum.

Untuk anggaran mami sendiri yang nyaris habis terpakai itu di masa pandemi Covid-19, padahal situasi Pandemi Covid, semua pekerjaan perkantoran melalui Work Form Home (WFH) tapi ironisnya seluruh uang mami dalam dokumen LKPJ’ Sangat tidak masuk akal biro umum menghabiskan anggaran Mami ditenga pandemi senilai Rp 9.946.757.840 dari total anggaran senilai Rp 10.946.658.000, katanya.

Selain itu juga Politisi Nasdem ini juga meragukan kegiatan penanganan media tengah pandemi covid-19 yang melekat di Dinas Kesehatan provinsi Maluku Utara senilai 1.389.485.000. Padahal tahun 2020 semua penanganan pencegahan Covid-19 itu ditangani Satuan Gugus Tugas Covid-19. Olehnya itu perlu ditelusuri kebenaranya agar kiranya kebenaran informasi anggaran penanganan pandemi Covid-19 benar-benar dipertangungjwabkan.

Lanjut dia, bila perlu masalah ini dapat di tindadak lanjut oleh aparat penagak hukum baik itu Polda Malut maupun Kejaksaan Tinggi (Kejati) untuk mendapatkan kebenaranya. (tim/red)

 

 

Share:
Komentar

Berita Terkini