Polisi Tangkap Pria Asal Manado yang Mencuri Uang Puluhan Juta di Toko Beras

Editor: BrindoNews.com author photo

Kapolres Ternate AKBP. Aditya Laksimada didampingi Kasat Reskrim dan Kasubag Humas Polres Ternate saat jumpa pers, Senin 26 Juli. Dari belakang terlihat Empat Anggota Resmob mengawal ketat tersangka AP.

Tim Resmob Polres Ternate menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan di Toko Depot Beras Putra, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate. Pelaku insial AP alias Anas itu ditangkap pada Minggu, 25 Juli 2021 sekitar pukul 12.30 WIT.

Kapolres Ternate AKBP. Aditya Laksimada mengatakan, pelaku ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate Tengah. Pria berkelahiran Manado 1990 ini diamankan saat yang bersangkutan dalam keadaan tidur.

Aditya menyatakan AP merupakan mantan karyawan atau pekerja di Toko Depot Beras Putra. Aksi nekat ini didasari sakit hati.

Adapun kasus ini bermula dari laporan pemilik Toko Depot Beras Putra, Sudirman pada Minggu pagi 25 Juli sekitar pukul 10.00 WIT.

“Melakukan pencurian karena pelaku sakit hati dengan korban. Selama berkerja sebagai sales sekaligus kolektor setoran konsumen, pelaku sering dituduh menggelapkan uang setoran beras,” jelas Aditya, saat jumpa pers di Depan Ruang Sat Reskrim Polres Ternate, Senin pagi, 26 Juli.

Bermodal Kunci Toko

Mantan Kapolres Halmahera Barat itu menambahkan, atas penangkapan AP tersebut, anggota menemukan barang bukti uang tunai sebesar lebih dari Rp. 53 juta. Uang ini digasak dari kamar korban dan sebagiannya lagi dimabil di laci kasir.

Aditnya menuturkan, sebelum melakukan aksinya, pelaku sebelumnya mengambil satu buah kunci milik toko pada Sabtu 24 Juli. Pencurian dilakukan saat toko dalam keadaan sepi.

“Bersangkutan datang di toko pada Minggu 25 Juli sekitar pukul 08.00 WIT. 30 menit berselang, korban bersama istrinya keluar meninggalkan toko. Pelaku yang saat itu masih berada di sekitar toko langsung beregegas menuju toko lalu membuka pintu menggunakan kunci yang dicuri sebelumnya. Kemudian menuju kamar korban dan mengambil uang sebesar Rp.50 juta, dan Rp.3.608.000 diambil di meja kasir,” katanya.

Atas perkara ini pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman penjara Tujuh tahun penjara. (eko/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini