Wahda Dicopot dari Wakil Ketua DPRD Malut

Editor: BrindoNews.com author photo

Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Tahir 

SOFIFI, BRN - Mahkamah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhirnya memutuskan sanksi tegas dan pencopotan Wahda Zaenal Imam sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara periode 2019-2024.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara Sahril Tahir kepada wartawan Senin (7/6/2021) usai Paripurna di kantor DPRD Malut mengatakan, surat pencopotan dan sanksi tegas sudah dikeluarkan DPP untuk ditindaklanjuti ke DPD. Setelah pencopotan Wahda Zaenal Imam sebagai wakil ketua dprd Provinsi, DPP akan menunjuk salah satu dari empat kader terbaik, guna menggantikan posisi Wahda.

“ Intinya, kita menunggu siapa yang di percayakan oleh DPP partai Gerindra untuk menduduki jabatan wakil Ketua DPRD menggantikan Wahda”.

Lanjut Ko Il sapaan akrabnya, untuk mekanismenya setelah putusan tersebut, DPP langsung menyurat ke DPD untuk ditindaklanjut ke sekertariat dewan, agar dapat diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“ Proses pergantian wakil ketua atau unsur pimpinan DPRD itu sesuai mekanisme,” ucapnya.

Sekadar diketahui, saat ini Wahda masih menjalani pemeriksaan di Polda Malut terkait dugaa kasus melawan petugas saat mengamankan arus lalu lintas di septar jalan Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah pada Ramadhan 1442 Hijriah kemarin. (red/brn)    

Share:
Komentar

Berita Terkini