Tauhid-Jasri Maksimalkan Potensi Daerah dalam 100 Hari Kerja

Editor: BrindoNews.com author photo

Kantor Wali Kota Ternate.

Pemerintah Kota Ternate dibawah kepemimpinan M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman terus memaksimalkan waktu dalam 100 hari awal masa kerja. Ada tiga program utama sebagai Ternate Andalan, yaitu pengelolaan sampah, perbaikan kinerja PDAM, dan peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menjelaskan, pengelolaan sampah di Kota Ternate tidak harus bergantung pada berapa besaran anggaran. Penanganan sampah akan lebih menyasar pada edukasi yang melibatkan masyarakat dalam mendongkrat partisipasi dalam hal sadar sampah.

“Keuangan kita belum stabil. Kalau pengelolaan sampahnya berpacu pada anggaran, maka akan tidak maksimal. Karena itu, kita mencoba dengan melibatkan masyarakat,” kata Tauhid, Rabu, 9 Juni.

Tauhid mengatakan, fokus atau prioritas program 100 hari awal masa kerja bukan dijadikan ukuran final. Menurutnya, ada hal-hal tertentu yang harus di full-up dalam 100 hari kerja.

“Minimal ada gambaran kesungguhan pemerintah untuk bekerja dalam waktu tiga tahun kedepan. Saya dan Pak Jasri tetap memaksimalkan kegiatan dalam bentuk usaha mikro kecil menengah (UMKM), termasuk bantuan langsung yang saat ini masih berjalan. Ini juga bagian dari langkah pemulihan ekonomi yang ditandaklanjuti,” ucapnya.

Mantan Sekretaris Daerah era kepeminpinan Wali Kota Burhan Abdurrahman ini berharap agar seluruh satuan perangkat kerja daerah memaksimal pengelola keuangan, terutama menggenjot PAD.

“Saya akan terus mendorong dan mengupayakan kepala BP2RD lebih memaksimalkan potensi yang ada. Mudah-mudahan dengan cara ini PAD kita meningkat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, waktu kerja M. Tauhid Somelan dan Jasri Usman memasuk 44 hari, terhitung mulai 27 April sampai 9 Juni 2021. Keduanya dilantik pada 26 April 2021 di Kantor Gubuernur Maluku Utara. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini