Empat Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal Nautika Resmi Ditahan

Editor: BrindoNews.com author photo

Imran Yakub mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara ini terlihat memperbaiki posisi masker sembari berjalan menuju mobil tahanan. 

Kejaksaan Tinggi Maluku Utara resmi menahan empat tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan kapal nautika dan alat simulator. Terduga tersangka itu masing-masing Imran Yakub, Ibrahim Ruray, Zainudin Hamisi dan Reza.

Penahanan ini dilakukan setelah tim penyelidik lembaga Adhyaksa itu menyelesaikan hasil penyelidikan. Dalam perkara ini Imran Yakub berposisi sebagai Kuasa Pengguna Anggaran atau KPA di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Erryl Prima Putra Agoes mengatakan, empat tersangka  dugaan korupsi di Dikbud Maluku Utara senilai Rp 7,8 miliar di tahun 2019 ini ditahan selama 20 hari. Waktu tahanan terhitung 24 Juni sampai 13 Juli 2021.

“Mereka ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Ternate,” kata Erryl saat jumpa pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Kamis, 24 Juni.

Erryl menyebutkan dalam kasus ini ditemukan kerugian keuangan negara senilai Rp. 4,7 miliar. Temuan ini sesuai  hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Maluku Utara.

Keempat tersangka tersebut disangkakan Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (red)

Share:
Komentar

Berita Terkini