BPKPAD Malut Intens Bayar Utang Pihak Ketiga

Editor: brindonews.com

 

Kepala BPKPAD Malut Ahmad Purbaya

SOFIFI,BRN –  Hingga saat ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) terus melakukan pembayaran utang pihak ketiga. Dari jumlah utang senilai Rp 95 Miliar lebih, saat itu sudah terbayarkan senilai Rp 53 Miliar dan itu akan terus dilakukan hingga selesai.

Kepala BPKAD Provinsi Malut Ahmad Purbaya kepada wartawan Rabu (30/6/2021) mengatakan, sejauh ini sistem pembayaran utang pihak ketiga tidak ada kendala, hanya saja mekanisme pembayaran harus ada rekomendasi dari Inspektorta serta persetujuan Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD), sehingga kedepan tidak ada masaalah.

“ Intinya BPKAD tidak masalah menyelesaikan utang pihak ketiga, yang terpenting ada rekomendasi Inspektorat dan persetujuan DPRD”.

Menurutnya, utang pihak ketiga yang melekat dari 15 Organisasi perangkat Daerah (OPD) itu juga segera di lakukan permintaan sehinggan BPKPAD dapat hitung untuk diselesaikan tahun ini, sehingga tahundepan tidak ada penumpukan utang. BPKAD siap membayar apabila diusulkan oleh OPD.

Olehnya itu dirinya berharap kepada OPD agar segara memasukan permintaan, untuk diproses, sebab tigas badan keuangan hanya siap meproses pembayarannya. “ Kalau ada perminta kami siap proses”.  

Ahmad Purbaya menjelaskan dengan adanya sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) itu tidak bisa pararel sedangkan sistem yang lama (SIMDA) bisa diparalelkan dan itu tidak terkendala saat penginputan.

Kenapa aplikasi SIMDA itu dapat diparalelkan. Ahmad Purbaya mengatakan, saat APBD induk Tahun 2021 berjalan. Keuangan bisa membuat DPPA Perubahan untuk pembayaran utang 2019 yang sudah ada rekomendasi inspektorat.(adv/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini