LBH Fokus Desak Polsek Jambula Usut Dugaan Pengeroyokan

Editor: BrindoNews.com author photo

Ilustrasi pengeroyokan. (stutterstock/okezone.com)

Lembaga Bantuan Hukum Fokus Provinsi Maluku Utara mendesak kepada Polsek Jambula, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, untuk mengusut tuntas dugaan kasus pengeroyokan terhadap Maryam Salasa.

Penasehat Hukum Maryam Salasa, Khairun Abd. Gani menuturkan, dugaan kasus pengeroyokan terhadap klien mereka tersebut dilaporkan sejak Kamis, 26 November 2020 lalu. Namun, lanjut Khairun, belum ada kepastian hukum hingga kini.

“Kurang lebih sudah empat bulan (terhitung sejak tanggal dilaporkan). Menyangkut perkara ini terduga pelaku (pengeroyokan dan atau penganiayaan) yang dilaporkan jumlahnya empat orang,” ucap Khairun, dalam keterangan tertulis yang diterima brindonews, Kamis malam, 1 April, pukul 19.02 WIT.

Khairun mengemukakan, peranan penyidik pada Kepolisian Sektor atau Polsek  Jambula seharusnya lebih aktif dalam hal penegakan hukum, khususnya perkara yang diakukan.

 “Ini harapannya implementasi  asas “equality before the law” juga bisa dirasakan oleh pencari keadilan yang berorientasi pada kepastian hukum yang berkeadilan,” katanya.

Kepala Polsek Jambula, Iptu. Fitria Dewi ketika dikonfirmasi membalas pesan whatsapp yang dikirim brindonews. Fitria sempat mengirim tanggapan atau klarifikasi tentang laporan dugaan kasus pengeroyokan sekira pukul 20.11 WIT, namun saat itu juga ia kembali menghapus.

Brindonews kemudian melakukan upaya konfirmasi kedua pada pukul 21.15 WIT. Fitria mengatakan, dugaan kasus tersebut sementara masih dalam penyelidikan.

“Rencananya Senin atau Selasa pekan depan mau gelar kedua kalinya untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah dilanjutkan sidik atau SP2LID,” sebut Fitria ketika membalas konfirmasi kedua brindonews, pukul 21.32 WIT. (eko/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini