Kepemilikan Lahan di Area Reklamasi Mangga Dua Belum Jelas

Editor: BrindoNews.com author photo

Rio Kurniawan.

Status kepemilikan tanah di area reklamasi lingkungan Pelabuhan Semut, Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate Selatan belum diketahui siapa pemiliknya. Badan Pertanahan Nasional Kota Ternate sampai saat ini  belum menerima pembuatan sertifikat kepemilikan tanah di area tersebut.

Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Badan Pertanahan Nasional Kota Ternate, Rio Kurniawan mengatakan, status tanah reklamasi siapa saja boleh melakukan sepanjang perijinannya lengkap. Kendati begitu, tidak sembarangan orang langsung menimbun dan membangun.

“Karena dimana saja jika dilakukan rekalamasi, maka lahan tersebut milik pemerintah, sehingga yang kita rekomendasikan adalah pengelolaan dan sertifikat hak pengelolaan,” kata Rio, ketika disembangi awak media di Kantor DPRD Ternate, Senin, 8 Maret.

Pengelolaan atau sertifikat, lanjut Rio, harus ada peran aktif pemerintah dalam memperkuat surat perjanjian. Ini dimaksdukan agar tidak menghilangkan hak pemerintah.

“Meskipun kedepannya diterbitkan hak guna bangunan atau HGB atas nama siapapun atau pihak ketiga harus ada kontribusi kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate, Zainul Rahman menyatakan, status kepemilikan lahan atau tanah menjadi hal yang sangat penting. Bukti kepemilikah harus tertuang didalam sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional atau BPN.

“Karena setiap aktifitas pembangunan yang ada, semuanya harus jelas dalam artian status kepemilikan lahan, sehingga tidak menimbulkan klaim sepihak. Tetapi punya dasar hukum yang kuat atau sertifikat yang dapat dibuktikan keabsahannya,” katanya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini