Kejari HaltimTetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Air Mancur

Editor: BrindoNews.com author photo

 

Kepala Seksi Kasi Intelijen Kejari Haltim Saiful Anwar

TERNATE, BRN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur (Haltim) tetapkan dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi kasus pekerjaan proyek Air Mancur di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Penatapan dua tersangka ini setelah kejari menggelar tahap II penerimaan tersangkan dan barang bukti yang dipusatkan di rungan Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Malut,  Senin (15/03/2021).

Kepala Kejari Haltim Andri Notanubun melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Haltim Saiful Anwar yang didampingi Kasi Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Haltim Dedi Santosa kepada sejumlah awak media di halaman kantor Kejati Malut mengatakan, kegiatan Tahap II Tipikor kasus korupsi air mancur Haltim berjalan dengan lanjar.

" Kegiatan penetapan tahap II berjalan dengan lancar, setelah kegiatan kedua tersangka kita bawa ke rumah tahanan (rutan) Jambula untuk melaksanakan tahanan selama 20 hari kedepan," kata kasih Intelijen Kejari Haltim Saiful Anwar.

Saiful menjelaskan, terkait perkara dugaan korupsi air mancur Haltim, pihaknya menetapkan dua orang tersangka, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut dengan inisial FD dan pihak penyedia atau kontraktornya dengan inisial ZA.

"Perkara proyek Air Mancur pada Gapura haltim tahun anggaran 2011 dengan nilai pagu senilai Rp 720 juta atas kerugian negara akibat proyek itu sesuai dengan hasil audit BPK senilai Rp 555 juta sekian," ujarnya

Selai itu dia menambahkan, pasal yang disangkakan kepada kedua tersangka tersebut yakni pasal 2 jo 18 UU 31, 99, 20, tahun 2021 tentang tipikor kemudian pasal 3 dan pasal 9 UU Tipikor. " Dari pasal itu hukumannya mulai dari 4 tahun, 20 tahun hingga ancaman hukuman mati," jelasnya.

Dirinya menambahkan, setelah penitipan tersangka di rutan Jambula pada hari ini senin 14 Maret, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar penuntutan di pengadilan Tipikor Ternate." Segera mungkin di lakukan pelimpahan ke pengadilan Tipikor Ternate, kemungkinan dalam waktu tidak lama setelah penitipan tersangka hari ini," tutupnya (tm/red)

 

 

 

 

Share:
Komentar

Berita Terkini