Jadi Irup, Ini Pesan Kadishut Malut Kepada Para Rimbawan

Editor: BrindoNews.com author photo

 

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara M Syukur Lila Jadi Irup Hari Rimbawan


TIDORE,BRN
-  Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara M Syukur Lila jadi Inspektur Upacara Hari Rimbawan tahun 2021 tingkat provinsi Maluku Utara yang dipusatkan di Halaman Kantor Balai Taman Nasional Ake Tajawi Lolobat, Jln KM 40 Dusun Hijra Desa Galala Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan Selasa,(16/3/2021)

Dalam pidatonya, selaku Inspektur Upacara M Syukur Lila menyampaikan apresiasi dan kerja-kerja lapangan yang dilakukan oleh rimbawan dalam menanggulangi kebakaran hutan (Karhutla) dan lahan Tahun 2020. Dari data yang ada, telah terjadi penurunan Karhutla secara signifikan pada tahun 2020 dengan luas kebakaran hutan dan lahan tercatat hanya 296.942 hektare.

Jika dibandingkan Karhutla yang terjadi pada tahun 2019 yang mencapai 1.649.258 hektare, maka terjadi penurunan luasan Karhutla sangat signifikan, yaitu mencapai 82 persen, Penurunan akan lebih signifikan yaitu mencapai 88,63 persen jika dibandingkan dengan karhutla yang terjadi tahun 2015 yang mencapai 2,61 juta hektare. Artinya apa, artinya adalah kita sebenarnya mampu untuk mengatasi karhutla yang sudah terjadi secara berulang, katanya.

“ Tahun 2020 terjadi penurunan kebakaran yang signifikan dibandingkan tahun 2019 lalu”

Syukur Lila juga menyampaikan pada tahun 2021 ini Kementerian LHK selaku pemegang mandat pengelolaan sektor lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia akan melakukan tiga hal, yaitu: Pertama, pemantapan Perhutanan Sosial sebagai basis pembangunan ekonomi rakyat, dengan bobot kegiatan berupa pemberian akses lahan, kesempatan usaha, dan fasilitasi yang terintegrasi kepada masyarakat khususnya yang tinggal di dalam dan di sekitar hutan. Dalam penyelenggaraan implementasi UUCK dan Peraturan Pemerintah sebagai tindak lanjut UUCK, KLHK membentuk Satuan Tugas Pengendalian Penyelenggaraan dan Pelaksanaan UUCK 2021.

“ Sejak diundangkannya PP No. 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan, upaya intensif juga telah dilakukan KLHK untuk memformulasikan pengaturan pengelolaan Perhutanan Sosial khususnya untuk Pulau Jawa melalui pertemuan dengan akademisi, praktisi, dan pakar bidang organisasi masyarakat serta media,” jelasnya.

Diakhir sambutannya Syukur Lila mengatakan  kawasan hutan produksi dan lindung di Pulau Jawa yang akan tetap dikelola Perum Perhutani seluas kurang lebih 1,4 juta hektar dan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus untuk Perhutanan Sosial, Penataan Kawasan Hutan dalam rangka Pengukuhan Kawasan Rehabilitasi Hutan, Hutan, Penggunaan Perlindungan Kawasan Hutan, Hutan, atau Pemanfaatan Jasa Lingkungan, kurang lebih 1 juta hektar.

" Rimbawan juga harus menjadi pelopor pemersatu bangsa, Rimbawan harus menjadi pelindung segenap bangsa tumpah darah dan bangsa, Rimbawan juga harus menjadi putra bangsa, putra penjaga dan penyayang ibu Pertiwi, Niatkan bahwa tugas mulia yang kita lakukan adalah bentuk ibadah kita kepada Allah SWT, dan yakinlah bahwa setiap peluh keringat, tetesan darah, akan mendapat balasan pahala dari Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa,” tutupnya. (red/adv)

 

 

Share:
Komentar

Berita Terkini