GCW Desak Kejati Malut Telusuri Proyek Milik Ipar Bupati Taliabu

Editor: BrindoNews.com author photo

Kantor Kejaksaan Maluku Utara.

Proyek Pembangunan rehabilitasi tanggul sungai di Desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan, Pulau Taliabu menuai sorotan. Menurut Gamalama Corruption Watch atau GWC Maluku Utara, proyek milik ipar dari Bupati Taliabu ini diduga asal jadi.

Direktu GCW Maluku Utara, Muhidin meminta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara secepatnya menelusuri kegiatan fisik yang dikerjakan oleh PT. Damai Sejahtera Membangun itu. Penelusuran ini menurutnya, guna memastikan tidak ada indikasi kerugian negara yang bermuara pada tindak pidana korupsi.

“Anggarannya lebih dari Rp 4,5 milyar. Namun fisiknya selain diluar standar kelayakan rencana anggaran biaya, juga pengerjaan proyek mendahului LPA dan tidak mengikuti gambar serta spek teknis,” kata Muhidin di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Rabu 24 Maret.

Muhidin mengemukakan, tanggu sungai yang dikerjakan di tahun 2020 tidak bermanfaat bagi masyarakat setempat. Parahnya, lanjut Muhidin, proyek tersebut sudah mulai rusah dan beberapa bagian tanggul sudah patah.

“Sebelumnya warga Desa Pancado sempat memprotes pembangunan tanggul sungai yang tidak berfungsi ini,” sebutnya. (tm/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini