DPRD Nilai Dinkes Halmahera Timur Lambat Tangani DBD

Editor: BrindoNews.com author photo

Ilustrasi.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Halmahera Timur menjadwalkan memanggil dinsa kesehatan setempat. Pemanggilan ini menyangkut penanganan kasus demam berdarah dengue atau DBD.

Ketua DPRD Halmahera Timur, Jhon Ngaraitji menilai respon penanganan DBD oleh dinas kesehatan terkesan lambat. Padahal, sambung Jhon, di tahun ada kesiapan anggaran pencegahan darurat kesehatan masyarakat.

Jhon menurutkan, kasus penyakit menular DBD di Kecamatan Wasile Timur sudah memakan dua korban (meninggal dunia). Selain itu, sebanyak 29 lainya menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Harus ada upaya fogging atau pengasapan dari pihak dinas kesehatan. Tentunya dinas kesehatan (dinkes) sudah harus action,” ucapnya, Selasa, 23 Maret.

Politisi moncong putih itu menyatakan DPRD akan memaksimal pengasan sebagai fungsi kontrol menangani penyakit tersebut oleh dinas kesehatan. Selain dinas kesehatan, pengawasan akan juga akan dilakukan pada rumah sakit dan puskesmas.

“Ini fokus kami. Fungsi pengawasan DPRD jalan disitu. Disini juga ada komisi terkait turun pantau, karena ini menyangkut hak masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan,” lanjutnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini