Banteng Halmahera Timur Legowo dan Tidak Oposisi di Pemerintahan Ubaid-Anjas

Editor: BrindoNews.com author photo

Bendera PDIP.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Kabupaten Halmahera Timur memilih legowo atas keputusan Mahkamah Konstitusi RI yang menolak permohonan hasil pilkada 9 Desember 2020.

Partai berlogo kepala banteng ini sepenuhnya menerima kekalahan. Sebagai partai pengusung pasangan calon nomor urut 3, Moh. Abdu Nazar dan Aziz Ajarat, harus berbesar hati dan berpikiran dingin menerima kekalahan.

Pernyataan ini diutarakan Jhon Ngaraitji, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Halmahera Timur. Menurutnya, momentum politik dalam rangka memilih kepala kepala daerah di kabupaten Limabot Fayfiye  itu selesai sudah.

“Pilkada sudah selesai. Tugas kita sekarang membangun dan mengawal program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Halmahera Timur,” begitu kata Jhon, ketika disembangi brindonews di kediamannya, Selasa 16 Maret.

Jhon meyatakan PDIP tidak akan menjadi oposisi atau pihak berlawanan. PDIP menjadi garda terdepan dalam mengawal setiap program dan kebijakan pemerintahan Hi. Ubaid Yakub dan Anjas Taher.

“Kami mendukung program pemerintah sebagaimana dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Selaku Ketua DPRD saya mendukung program Ubaid-Anjas, walaupun rekonsiliasi sesama kader partai belum ada. Saya selaku dan ketua DPC PDIP akan buat rapat dengan sayap partai untuk bicarakan dukungan kami terhadap program Ubaid-Anjas,” sebutnya. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini