Soal Sampah, Komisi III DPRD Ternate Panggil Wali Kota dan Dua Pejabat

Editor: BrindoNews.com author photo

NURLELA SYARIF.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Ternate merespon cepat aksi protes warga RT 01 RW 01 Kelurahan Salahuddin, Kota Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara. Para wakil rakyat itu siang ini memanggil kepala dinas terkait, sekretaris daerah dan wali kota.

Sebelumnya, warga RT 01 RW 01 Kelurahan Salahuddin, ramai-ramai membuang sampah di jalan raya. Itu dilakukan sebagai bentuk protes karena tumpukan sampah di wilayah mereka sudah sepekan tidak diangkut.

Maksud DPRD memanggil ketiga pejabat tersebut membahas mekanisme pengangutan sampah. Rapat dengar pendapatan ini dilakukan pada Senin siang, 8 Februari, pukul 14.00 WIT di Ruang Eksekutif DPRD Kota Ternate. selain membahas mekanisme pengangutan sampah, juga membahas keterlambatan pembayaran operasional bahan bahar minya atau BBM.

Nurlela Syarif mengatakan keterlambatan pengangutan sampah dipicu oleh tertundanya pembayaran biaya operasional bahan bakar minyak truk pengangkut sampah oleh pemerintah. Penyebab ini kemudian berimbas pada tumpukan sampah yang dibiarkan selama sepekan.

“Terkendala pembayaran BBM yang tertunda, sehingga petugas mogok kerja,” kata Nurlela ketika dihubungi melalui telepon, Senin siang, 8 Februari.

Anggota dewan yang membidangi Komisi III ini menyatakan, harus ada tindakan berupa evaluasi terhadap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate. Sebab, sampah menjadi bahan tontonan di akhir masa jabatan Burhan Abdurahman.

“Segera di evaluasi. Mereka hanya berfikir bisnis, tapi tidak punya tanggung jawab terhadap daerah. Ini masalah krusial di akhir masa jabatan wali kota yang mempertontonkan kondisi daerah yang sangat buruk,” sebutnya.

“Tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak melakukan pelayanan kepada masyarakat. Kalau tidak, kepala dinas dan sekretaris daerah nya megundurkan diri saja,” tambahnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini