Pasca Diresmikan, Komisi III DPRD Tinjau Kesiapan RSD Ternate

Editor: BrindoNews.com author photo

Junaidi: Pemerintah Terlalu Terburu-buru

JUNAIDI BACHRUDIN.

Komisi III DPRD Kota Ternate meninjau kesiapan persiapan peningkatan status Puskesmas Kota menjadi Rumah Sakit Daerah Kota Ternate tipe D. Junaidi Bachrudin menyebut, kungjungan tersebut melihat kualifikasi, termasuk keterpenuhan syarat-syarat sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri KesehatanNomor 340 Tahun 2011 tentang Klasifikasi Rumah Sakit.

Anggota Komisi III DPRD  Kota Ternate itu mengatakan, perubahan puskesmas menjadi rumah sakit tipe D tersebut masih menunggu assesment dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Berdasarkan penjelasan Plt. Direktur Rumah Sakit Daerah Kota Ternate dr. Ama, nanti juga ada visitasi atau satu tahapan semacam kegiatan klarifikasi, verifikasi, validasi data dan informasi yang dilakukan oleh dinas kesehatan provinsi,” kata Junaidi, Kamis 18 Februari.

Junaidi mengatakan ada beberapa fasilitas kesehatan seperti tempat tidur pasien masih kurang. Sedangkan kesiapan lainnya seperti tenaga medis dan dokter spesialis  sudah memenuhi syarat.

“Yang disyaratkan minimal 50 tempat tidur, namun tersedia baru 32 tempat tidur. Kekurangan ini diupayakan untuk ditambah sambil menunggu izin operasionalnya keluar. Komisi lll berharap sebelum melakukan kegiatan (menerima pasien) sarana prasarana yang diperlukan sudah terpenuhi,” ucapnya.

“Kami menilai pemerintah terlalu terburu-buru meresmikan rumah sakit tersebut. Padahal, peresmian ini juga meninggalkan berberapa kelemahan, misalnya ruang rawat inap. Ruangan ini posisinya di lantai dua dan untuk sampai disitu (ruang rawat inap) anak tangganya cukup tinggi, repot juga kalau pasien nya sudah lansia. Kondisi ini kemudian Komisi III sarankan kalau boleh tata letak ruangannya dirubah, lantai satu untuk pelayanan pengobatan dan rawat inap, lantai dua difungsikan sebagai ruang administrasi kantor. Tapi semua tergantung penilaian masyarakat, kami hanya melihat bagaimana pelayanan kesehatan untuk masyarakat bisa terlaksana atau tidak,” tambahnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini