Mubin: Pemkot Ternate Belum Maksimal Kelolah PBB-P2

Editor: BrindoNews.com author photo

Mubin A. Wahid.

Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kota Ternate masih dibawah target. Realisasinya hanya Rp71.771.863.248.46 atau setara 86,9 persen dari target Rp82. 548.422.000.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate, Mubin A. Wahid mengatakan, target PAD lebih dari Rp82 miliar itu semulanya direncanakan Rp113 miliar lebih, sesuai Ranperda APBD tahun 2020. Jumlah kemudian dilakukan refocusing dalam APBD perubahan, sehingga diestimasi tinggal Rp82. 548.422.000.

Mubin menyebut capaian sebesar 86,9 persen tersebut rata-rata meningkat pada pajak. Dari sepuluh item pendapatan jenis pajak, lanjut Mubin, hanya dua yang realisasinya dibawah target.

“Seluruh pajak mencapai target atau melibihi target diatas 100 persen. Dua item pajak yang tidak mencapai target ini yaitu pajak mineral bukan logam dan bebatuan yang targetnya Rp1.350.000.000, namun realisasinya Rp1.124.520.096 atau 83,30 persen. Kemudian pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) targetnya Rp6.000.000.000, realisasinya hanya mencapai  Rp. 4.865.630.469 atau 81,9 persen,” ucap Mubin, Kamis 4 Februari 2021.

Politisi PPP itu mengemukakan, pemerintah Kota Ternate belum maksimal mengelolah pajak PBB-P2. Pemerintah hanya fokus mendata objek-objek pendapatan baru dan tidak melakukan pemutakhiran PBB-P2.

Padahal, lanjut Mubin, hampir di semua tempat di Kota Ternate nilai jual objek tanah atau NJWP sudah berubah 100 sampai 200 persen. imbasnya pemerintah kehilangan pendapatan mencapai Rp4 sampai 10 miliar PBB-P2.

“Namun tidak dilakukan validasi kembali, hanya memakai NJWP yang lama. Padahal objek pajak bumi dan bangunan kita sekitar 44 sampai 46 ribu rupiah, dan ini potensi yang sangat besar. Artinya, jika betul-betul pemerintah kota suda buat perubahan dan validasi data sesuai dengan kondisi objektif saat ini, maka kemungkinan besar di atas 2 sampai 3 kali lipat pendapatan pajak kita terutama PBB-P2 cukup signifikan,” ujarnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini