Kejati Periksa 4 Anggota Pokja BPBJ Malut

Editor: BrindoNews.com author photo

 

 

Kepala Seksi Penyelidikan (Kasidik) Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Hasan M Taher  Didampingi Kasipenkum Kejati Malut Richard Sinaga

TERNATE,BRN – Sebanyak 4 saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Kapal Nautika kembali diperiksa. Empat saksi diantaranya Sekertaris Pokja Mansur, anggota Pokja Rustandi, Julkifli Tuckuboya, dan Lutfi Mahmud. Ke empat saksi ini diperiksa mulai pukul 10.00 Wit sampai pukul 19.30 Wit.

Kepala Seksi Penyelidikan (Kasidik) Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Hasan M Taher yang didampingi Kasipenkum Kejati Malut Richard Sinaga kepada sejumlah media awak media mengatakan, pasca penetapan empat tersangka pekan kemarin, terhitung sejak hari Senin (15/02/) sampai saat ini sudah 14 saksi yang kita layangkan surat panggilan untuk di periksa, namun dari ke 14 itu tidak semuanya hadir.

“ saat ini penyidik sudah layangkan 14 panggilan dan rencana hari ini ada 7 saksi yang kita panggil, namun hadir hanya 4. Tetapi hanya 3 orang yang tidak hadir," katanya.

Disentil soal dugaan adanya tersangka tambahan pada kasus tersebut, namun pihaknya belum dapat memberikatan keterangan. Sebab masih dalam tahap pendalaman tim penyidik.

“Saat ini kami belum bisa bekesimpulan terkait tersangka tambahan itu,” tandasnya.

Sebelumnya Kejati Malut tetapkan empat tersangka satunya diantaranya mantan pejabat eselon II dan dua orang pegawai lingkup Pemprov Malut, serta satu rekanan. Ke empat tersangka tersebut masing-masing berinisila IY, ZH, RZ dan IR.

Penetapan Ke empat tersangka ini berdasarkan hasil gelar ekspos oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, para asisten dan tim penyelidik Pidsus beberapa hari kemarin. Dari hasil gelar tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbuatan tindak pidana kejahatan korupsi kasus pengadaan kapal Nautika yang mengalami kerugian negara senilai Rp 1 Miliar lebih.(tm/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini