DPRD Kota Ternate Minta Tunda Pembayaran Hutang Pihak Ketiga

Editor: BrindoNews.com author photo

 Muhajirin: Harus Prioritaskan TPP

Muhajirin Bailussy.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Ternate meminta pemerintah menunda pembayaran hutang pihak ketiga atas pekerjaan multiyears. Muhajirin Bailussy menyebut, pembayaran sisa anggaran tersebut bukan sesuatu yang urgensi.

Ketua DPRD Kota Ternate ini menyatakan, Pemerintah Kota Ternate harus memprioritaskan tunjangan tambahan penghasilan atau TTP bagi aparatur sipil negera.

“Keuangan lagi tidak stabil, kok pemerintah justru memprioritaskan pembayaran multiyears ketimbang kebutuhan para aparatur sipil negara (ASN),” kata Muhajirin, Kamis, 24 Februari 2021.

Polisi PKB itu mengemukakan hutang pemerintah terhadap pihak ketiga tersebut berkisar Rp.1 Milyar. Tunggakan bawaan dari 2020 ke 2021 ini belum terhitung dengan anggaran refocusing untuk penanganan virus corona disease atau Covid-19.

Muhajirin menyarakan agar pemerintah mencari atau membuat skema melunasi semua hutang. Menurutnya, pemerintah boleh saja memprioritas pembayaran hutang pihak ketiga, asalkan tidak mengabaikan hak ASN.

“Jika mahu bayar hutang, dahulukan dulu TTP. Padahal, multiyears di November-Desember juga sudah pernah dicairkan oleh pemerintah daerah,” ucapnya.

“Jangan utamakan sesuatu yang tidak penting yang pada akhirnya mengganggu keuangan daerah. Kali ini DPRD tidak main-main, kami tetap mengingatkan kepada pemerintah daerah agar memprioritaskan hal-hal yang dianggap penting. TTP harus menjadi prioritas,” tambahnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini