DPRD Halmahera Timur Ragu Keamanan dan Efetivitas Vaksin Sinovac

Editor: BrindoNews.com author photo

Vaksin Sinovac. (DOK.BBC.com)

Dinas Kesehatan Halmahera Timur menerima sebanyak 1.970 dosis vaksin sinovac. Dosis tahap I termin II itu diterima pada Sabtu, 30 Januari 2021 kemarin.

Penangkal virus corona yang rencananya dicanangkan bagi tenaga kesehatan di sepuluh kecamatan di Halmahera Timur pada Rabu 3 Februari itu nampaknya masih diragukan DPRD Halmahera Timur. Hasanuddin Lajim meminta dinas kesehatan setempat mensosialisasikan dan membuat persiapan matang sebelum action.

Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Halmahera Timur itu mengemukakan, sosialisasi dan perisapan yang matang dianggap penting menjawab keraguan mastarakat mengenai keamanan dan efetivitas vaksin, termasuk DPRD.

“Karena perlu adanya antisipasi, baik dari sisi keamanan maupun pengunaannya. Karena kami DPRD juga butuh informasi yang valid,” kata Hasanuddin, usai berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Dr. Vhita Sangaji di ruang Komisi I DPRD Halmahera Timur, Senin 1 Februari.

Hasanuddin mengatakan DPRD akan mengawasi stnadar operasional prosedur atau SOP mengenai sosialisasi maupun pelaksanaan vaksin. Menurutnya, dua faktor ini menjadi titik fokus DPRD.

“Sosialisasi harus dari sisi keamanan, kemudian objek pengunaan di tahap pertama untuk tenaga kesehatan. Di lain sisi menjadi kekawatiran masyarakat sudah terlanjur mengkonsumsi berita hoaks, karena itu perlu diantisipasi,” ucapnya.

Dr. Vhita Sangaji belum menjawab menyangkut keranguan DPRD. Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Timur ini ketika konfirmasi belum merespon hingga berita ini di publish. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini