DPMPTSP Akui APMS dan SPBU di Halmahera Timur Belum Perpanjang Izin

Editor: BrindoNews.com author photo

WAHID KAMAH.

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Halmahera Timur membenarkan pernyataan Ketua Komisi II DPRD Halmahera Timur Mursid Amalan, mengenai SPBU dan APMS yang belum memperpanjang izin.

Wahid Kamah mengatakan, hingga bulan kedua tahun 2021 belum ada satupun para pengusaha tersebut berkonsultasi soal perpanjangan izin. Meski demikian, Kepala DPMPTSP Halmahera Timur ini mengaku, APMS dan SPBU yang beroperasi di Kota Maba dan Buli itu terkendala nomor Administrasi Hukum Umum atau AHU.

“Kalau diperpanjang harus dilampirkan dengan nomor AHU, akta notaris dan rekomendasi kemenkumham. Kalau syarat ini lengkap baru DPMPTSP memproses penerbitan atau perpanjangan izin,” begitu kata Wahid ketika disembangi brindonews.com di ruang kerjanya, Rabu, 3 Februari 2021.

Wahid menduga SPBU dan APMS yang masih beraktivitas itu menggunakan izin lama. Agar memastikannya, lanjut Wahid, dalam waktu dekat pihaknya bersama dinas perindustrian dan perdagangan turun mengkroscek di lapangan.

“Termasuk (mengkroscek) soal distribusi bahan bakar minya bersubsidi yang selama ini tidak pernah di nikmati masyarakat Halmahera Timur. Jika kami kedapatan di lapangan ada masalah maka kami akan tindaklanjut.”.

“Nanti data sudah dapat baru kami panggil pengusaha APMS dan SPBU untuk rapat bersama antara DPMPTSP, DPRD, disperindag, dan pelaku usaha untuk di bicarakan hal itu. Langkah selanjutnya teman-teman DPRD yang ada di Komisi II harus berkonsultasi dengan Pertamina di Ternate untuk pastikan data dan besaran pasokan solar, pertalite dan deslaite yang masuk di Halmahera Timur, karena selama ini kami tidak tahu-menahu arahnya kemana,” tandas Wahid. (mal/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini