Dinas ESDM Diminta Segera Tertibkan PT. Shana Tova Anugerah

Editor: BrindoNews.com author photo

 

Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Sahril Tahir 

SOFIFI,BRN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku Utara soroti aktivitas pertambangan yang dilakukan PT. Shana Tova Anugerah yang kembali beroperasi di Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

Sahril Tahir kepada wartawan via handphone Selasa (9/2/2021) mengatakan, dari hasil pansus angket 2017 itu telah menemukan dua palnggaran yakni tidak memiliki dokumen kesesuaian tata ruang dari pemerintah Kota Tidore kepulauan yang sebagian wilayahnya masuk pada konserfasi hutan dan tidak memiliki dokumen dan bukti jaminan pasca tambang/reklamasi  dan jaminan kesungguhan.

Kedua pelanggaran ini, sejauh ini belum dikethaui apakah PT Shana Tova Anugerah sudah melengkapi persyaratan yang ditemukan pansus Angket saat itu atakah belum. Olehnya itu dirinya berjanji akan menanyakan kembali ke dinas Pertambangan dan internal komisi III.

“ Kalu dua palanggara itu sudah dipenuhi PT.Shana Tova Anugera, bisa saja beroperasi, tetapi kalu belum itu tidak bisa beroperasi”.

Sebelumnya PT. Shana Tova Anugerah itu masuk pada daftar 27 bermasalah yang ditemukan pansus Angket pada tahun 2017, yakni tidak memiliki dokumen kesesuaian tata ruang dari pemerintah Kota Tidore kepulauan yang sebagian wilayahnya masuk pada konserfasi hutan dan tidak memiliki dokumen dan bukti jaminan pasca tambang/reklamasi dan jaminan kesungguhan.

Sahril yang juga ketua DPD Partai Derindra ini menambahkan, kabarnya PT.Shana Tova Anugerah ini juga belum memasukan RKAB, akan tetapi kenapa sudah beroprasi. Olehnya itu diminta kepada dinas ESDM unuk dapat meninjau kembali apakah sudah memasukan RKAB atau belum, kalau belum ya harus dihentikan sementara dulu hingga RKAB nya di masukan.

Sementara itu kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (Esdm) Provinsi Maluku Utara Hasyim saat dihubungi via WhatsApp Selasa 9 Feberuari belum direspon.(red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini