Dampak Pilkada 16 ASN di Haltim Minta Pinda Tugas

Editor: BrindoNews.com author photo

 

Kepala Bidang Mutasi BKD Kabupaten Haltim Ibnu Tamrin,

MABA, BRN – Dampak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Halmahera Timur terdapat 16 Aparat Sipil Negara (ASN) minta pinda tugas. Halini terbukti saat ASN mengajukan surat pinda ke Badan Kepegawaian Daerah   

Kepala Bidang Mutasi Ibnu Tamrin, mengatakan, tercatat 16 ASN yang sudah mengajukan pinda dan itu sudah adapersetujuan, meski begitu BKD akan mengajukan ke BKN untuk ditindaklanjut

"Tinggal nanti di tindak lanjut ke BKN karena mutasi itu di keluarkan oleh BKN sebagai persetujuan teknis. Kalau BKN menyetujui baru yang bersangkutan bisa melakukan tindak lanjut unit kerja dari instansi yang menerima untuk menerbitkan SK penempatan," kata Ibnu di Konfirmasi Brindonews.com diruang kerjanya senin (15/02/2021).

Lebih lanjut, Ibnu mengutarakan, yang mengajukan itu ada yang non jabatan struktural dan ada juga dalam jabatan struktural kepala bidang dan eselon IVtapi yang lebih didominasi dalam jabatan fungsional umum.

Ibnu memastikan, ASN yang mengajukan minta pinda itu masih tersebar di Provinsi Maluku utara. Ada yang di Pemprov Malut, Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah.

"Pengajuan Pinda itu BKD tidak bisa menahan karena BKD hanya berkewajiban melaksanakan administrasi. Tapi yang jelasnya mereka ajukan minta pinda karena alasan keluarga, jadi BKD tidak bisa mempertimbangkan soal itu," ujar Ibnu.

Ibnu menduga, 16 ASN yang mengajukan pinda itu beraroma politik, karena pengajuan Ppnda ini setelah tahapan Pilkada Halmahera Timur selesai. "Kenapa proses Pilkada sudah selesai baru dikasih masuk, padahal sebelum pilkada itu kan sudah ada persetujuan," tandas Ibnu. (Mal/red).

 

Share:
Komentar

Berita Terkini