HPN 2021, Mari Sama-Sama Dorong Perubahan di Maluku Utara

Editor: BrindoNews.com author photo


pemateri diaolog : Kasi Penkum Kejati Malut Richard Sinaga, Karo Humas Pemprov Malut Rahwan K Suamba dan Ipda Nurmala dari Polda Malut

TERNATE, BRN -
Hasil karya jurnalistik dan kekerasan terhadap jurnalis sering terjadi di Maluku Utara. Bahkan para pekerja pers rentan berujung laporan di kepolisian. Hal ini ditandai hubungan mitra antara pers dengan instansi pemerintah serta penegak hukum belum berjalan maksimal. 

Maka sudah saatnya Pers wajib meningkatkan kualitas wartawan dan legalitas perusahaan pers demi menjadi akselerator perubahan Maluku Utara.

dalam dialog publik memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021, bertajuk ”Pers Sebagai Akselerator Perubahan Maluku Utara” yang diselenggarakan oleh Komunitas Wartawan (Kowar) Gosale Provinsi Maluku Utara di Istana cafĂ© Ternate, Sabtu 13 Februari 2021, malam.

Dalam dialog tersebut, menghadirkan beberapa pemateri yakni dari Pemerintah Provinsi Malut yang diwakilkan oleh Karo Humas Malut, Rahwan K Suamba, dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut Kasi Penkum Richard Sinaga, serta dari Polda Malut yang diwakilkan oleh Paur Subdit Multimedia Ipda Nurmala.

Burhan Ismail, salah satu wartawan senior Maluku Utara dalam sambutannya mengatakan, di Maluku Utara, kasus kekerasan terhadap wartawan masih sering terjadi. Bahkan hasil karya jurnalis (berita) juga harus berujung pada pelaporan.

" Saya berharap dengan memperingati HPN 2021 ini tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis dan kasus pelaporan, " Ujar Burhan.

Sejauh ini Kata Burhan, Pers Maluku Utara sudah bekerja sesuai prosedur yang diatur dalam undang-undang nomor 40 Tahun 1999 dan kode etik.

" Dialog yang digagas rekan-rekan Kowar Gosale ini merupakan sarana kolaborasi pikiran antar pers, pemerintah dan aparat penegak hukum agar sama-sama mendorong perubahan,” harap Burhan.

Dialog yang dipandu oleh Pemimpin redaksi halmaherapost.com, Firjal itu langsung memberikan kesempatan kepada Karo Humas Pemprov Malut, Rahwan K Suamba yang mewakili pemerimtah Provinsi untuk memaparkan hubungan pers dengan pemerintah.

Menurut Rahwan, sejauh ini, hubungan pemerintah provinsi Malut dan pers  berjalan dengan baik. Bahkan, ia mencatat, 51 media cetak maupun online telah memasukan surat penempatan wartawan di lingkup pemerintah provinsi Malut.

" Mudah mudahan dengan adanya media yang bertugas di Pemprov Malut bisa membantu pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan dan publikasi pemerintah,” Kata Rahwan.

Sementara itu, Kasi Penkum Richard Sinaga, mengatakan, Sudah saatnya Perusahan pers  meningkatkan kualitas wartawannya. Sebab menurutnya, penulisan berita hukum dan kriminal berkaitan nama baik dan asas kesusilaan sehingga dibutuhkan kualitas yang mumpuni dan bekerja sesuai kode etik. Selain kualitas pekerja pers, perusahaan pers harus berbadan hukum.

Richard mengungkapkan, para wartawan yang menulis berita berkaitan dengan  Kejaksaan Tinggi, sering terjadi kesalahan dalam penulisan berita. " Saya tidak mau kesalahan ini terus berlangsung,” Pungkas Richard.

Dalam kesempatan yang sama, Polda Malut diwakili oleh Paur Subdit Multimedia Ipda Nurmala, menuturkan, kemitraan pers dan polisi sudah diperkuat dalam MOU Dewan Pers dan Polri. Meski begitu, ia tak menampik, bahwa hubungan kemitraan Polda Malut dan Pers belum berjalan maksimal.

“ Intinya kami pada prinsipnya bekerja sesuai dengan MOU yang telah disepakati," katanya.

Dialog ini juga dihadirkan juga beberapa pemantik dari pimpinan media seperti Burhan Ismail dari Posko Malut, Faujan A Pinang dari Indotimur.com, Rahman Mustafa dari Nusantaratimur.com, Fadli dari Pilarmalut.com, Faris Bobero dari media grup cermat/kumparan untuk berbicara menyangkut kerja-jerja wartawan di lapangan yang dihadapkan beragam tantangan.

Terpisah Kordinator Kowar Gosale Munawir Yakub mengatakan, dialog dengan tema itu sengaja digagas untuk merefleksikan HPN 2021 apalagi ditengah-tengah situasi pandemic covid-19 saat ini. Selain dialog, dirinya bersama rekan-rekan pewarta berencana menyalurkan paket sembako di panti asuhan Sofifi.

“Selain dialog yang dibuat, rencananya Senin besok ini kita juga akan salurkan sedikit bantuan di beberapa titik panti asuhan di Sofifi,” tandas Munawir. (red)




Share:
Komentar

Berita Terkini