Mantan Wawali Tidore Masuk Bursa Ketua PKB Maluku Utara

Editor: brindonews.com

Bendera PKB

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Maluku Utara, rencananya melakukan musyawarah wilayah di Ayu Lestari Hotel, Sabtu, 9 Januari 2021 pekan ini.

Musyawarah untuk mengganti kepengurusan partai berlambang bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang itu dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia.

Jasri Usman menyebutkan musyawarah wilayah secara serempak diawal 2021 terbagi beberapa zona. Zona pertama dimulai 9 sampai 10 Januari 2020.

“Itu (zona pertama) ada sekitar 15 pengurus wilayah yang melakukan musyawarah, termasuk Maluku Utara,” ucap Jasri, Senin 4 Januari.

Jasri mengatakan pelaksaan musyawarah di tahun ini berbeda mekanisme dengan tahun sebelumnya. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Maluku Utara ini bilang, penetapan siapa yang nantinya menjadi ketua partai di tingkat provinsi atau wilayah ditentukan pengurus pusat di Jakarta.

“Sudah ada lima sudah diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat atau DPP. Ketua dan sekretaris ditentukan oleh DPP dengan memerhatikan rekomendasi sepuluh pengurus cabang kabupaten/kota ,” katanya.

Lima nama bakal calon ketua itu diusulkan ke DPP Partai Kebangkitan Bangsa pada 1 Januari kemarin. Peraih suara terbanyak calon Wakil Wali Kota itu mengemukakan, dari lima nama tersebut, salah satunya Salahuddin Adrias, mantan Wakil Wali Kota Tidore periode 2005-2010.

“Sesuai lima nama yang diusulkan ke DPP pada awal Januari 2021itu diantaranya, Jasri Usman, Abdul Malik Sillia, Juanda Ode Iba, H. Salahuddin Adrias, dan Asyhari A. Usman,” ucapnya.

Kewenangan DPP

Penetapan ketua dan kengurusan yang diambil alih pengurus pusat itu, tambah Jasri, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Perdebatan yang berujung konflik internal dan menghambat pelaksanaan musyawah salah satu penyebab.

“Kita lebih fokus pada kegitan-kegiatan yang produktif sesuai program DPW,” ujarnya.

Sekretaris PKB Wilayah Maluku Utara menyatakan pelaksanaan musyawarah wilayah ke-IV pada 9 Januari pekan ini siap dilaksanakan. “Persiapannya sudah 90 persen. Tema musyawarah yang digagas adalah ‘Menjaga Tradisi, Melayani Ibu Pertiwi’,” ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Maluku Utara ini mengatakan, sesuai amanat DPP dan Peraturan Partai Nomor 1, agenda musyawarah dan pimpinan sidang diambil alih oleh DPP.

“DPW hanya menyiapkan opening dan closing ceremony nya saja. Sebagai figur  saya berharap, lima nama yang diusulkan itu semuanya berkompeten. Seperti apa keputusana kita tunggu keputusan DPP. Yang pasti musyawarah kali ini bertujuan mempertajam program yang bersentuhan dengan masyarakat,” ujarsnya. (red)


Share:
Komentar

Berita Terkini