Mahkama Konstitusi Registrasi Delapan Gugatan Pilkada Maluku Utara

Editor: brindonews.com

Gedung Mahkama Kontitusi Republik Indonesia.

Mahkama Konstitusi Republik Indonesia memustukan menerima gugatan delapan pasangan calon kepala daerah dari Provinsi Maluku Utara. Delapan permohonan tersebut dijadwalkan akan disidangkan pada sidang pendahuluan pada 26 Januari 2021 mendatang.

Diterimanya delapan permohonan yang diajukan pasangan calon itu dengan sendirinya komisi pemilihan umum atau KPU di masing-masing daerah yang diseketakan tercatat sebegai termohon.

Delapan pengajuan permohonan perselihan hasil pemiilhan atau PHP yang teregistrasi tersebut diantaranya, PHP Kota Ternate, Kepulauan Sula, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Hamahera Utara, Pulau Taliabu, dan dua dari Halmahera Timur.

Berdasarkan data yang kutip brindonews.com di kanal mahkama konstitusi, PHP Wali Kota Ternate Tahun 2020 dimohonkan oleh M. Hasan Bay dan M. Asgar Saleh dengan APPP nomor : 56/PAN.MK/AP3/12/2020 dan registrasi nomor : 55/PHP.KOT-XIX/2021.  PHP Bupati Kepulauan Sula, APPP nomor: 93/PAN.MK/AP3/12/2020 registrasi nomor : 90/PHP.BUP-XIX/2021.

PHP Bupati Halmahera Barat, APPP Nomor : 111/PAN.MK/AP3/12/2020 dengan registrasi nomor : 108/PHP.BUP-XIX/2021. PHP Bupati Kabupaten Halmahera Timur, masing-masing APPP nomor : 27/PAN.MK/AP3/12/2020 dengan registrasi nomor : 26/PHP.BUP-XIX/2021 dan APPP nomor : 31/PAN.MK/AP3/12/2020 dengan registrasi nomor : 30/PHP.BUP-XIX/2021.

PHP Bupati Halmahera Utara, APPP nomor : 58/PAN.MK/AP3/12/2020 dengan registrasi nomor : 57/PHP.BUP-XIX/2021, PHP Bupati Halmahera Selatan, APPP Nomor : 9/PAN.MK/AP3/12/2020 dengan registrasi nomor : 09/PHP.BUP-XIX/2021 serta PHP Bupati Pulau Taliabu, APPP nomor : 11/PAN.MK/AP3/12/2020 dengan registrasi nomor : 11/PHP.BUP-XIX/2021 yang dimohonkan oleh pasangan calon H. Muhaimin Syarif - Syafruddin Mohalisi.

Mohtar Alting mengemukakan, sembilan gugatan dari delapan calon kepala daerah di delapan daerah di Maluku Utara yang menyelenggarakan pilkada serentak itu pokok gugatannya bervariasi.

Komisioner KPU Kota Ternate yang membidangi Divisi Hukum dan Pengawasan ini mengatakan, agenda sidang pendahuluan dijadwalkan 26 Januari 2021 mendatang. Sidang pendahuluan bertujuan untuk mengetahui apakah memenuhi syarat atau untuk dilanjutkan ke persidangan berikutnya.

“Di terima atau di tolak itu nanti kita lihat, ikuti saja prosesnya di mahkama konstitusi,” ucap Mohtar yang kutip di haliyora.id.

Tim Kuasa Hukum Pasangan calon Helmi Umar Muchsin-La Ode Arfan, Iskandar Joisangadji, mengaku pihak sudah menerima salinan akta registrasi dari mahkama kontitusi. Iskandara mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan semua alat bukti yang akan mendukung kemenangan kliennya di sidang nanti.

“Kami punya bukti yang kuat terkait segala dugaan kecurangan yang merugikan klien kami. Segala bukti-bukti ini, beserta saksi telah kami sampaikan di MK nanti. Kita lihat saja di sidang, akan kita ungkap semua,” kata Iskandar yang kutip di penamalut.com. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini