Polisi Minta Terduga Pelaku Pembakaran Kantor Desa Serahkan Diri

Editor: brindonews.com

GARIS POLISI.

MOROTAI, BRN - Ciri-ciri terduga pelaku pembakaran Kantor Desa Hino, Kecamatan Morotai Timur, Pulau Morotai, Maluku Utara, sudah dikantongi pihak polisi. Kepolisian Resort atau Polres Morotai pun meminta pelaku segera menyerahkan diri.

Kepala Bagian Operasional Polres Morotai, AKP. Samsul Bahri Handji mengaku sudah membentuk tim untuk mencari pelaku. Pembentukan tim, sambung Samsul, guna mempercepat penangkapan pelaku, termasuk menyisir tempat persembunyian terduga pelaku di huan.

“Si terduga pelaku dikabarkan melarikan diri kehutan. Berdoa saja, muda-mudahan secepatnya pelaku ditangkap, sehingga kita bisa tau motifnya,” ucap Samsul ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kamis, 26 November 2020.

Samsul mengatakan selain membentuk tim, semua pintu keluar ditutup. Penutupan akses keluar ini, dengan maksud mempersempit pelarian pelaku.

“Sebelumnya kita sudah beritahu ke keluarga terduga dan masyarakat setempat agar menyarankan pelaku segera menyerahkan diri. Sejumlah saksi yang berkaitan langsung dengan peristiwa  sudah dimintai keterangan, termasuk perangkat desa dan korban yang tinggal di kantor desa pun sudah dimintai keterangan.”.

“Kami belum keluarkan status daftar pencaharian orang. Tapi kalau pelaku tidak segera menyerahkan diri, maka sudah pasti kami akan keluarkan surat DPO,” sebutnya.

Peristiwa terbakarnya Kantor Desa Hino, Kecamatan Morotai Timur, Pulau Morotai itu terjadi pada Senin dinihari, 23 November sekira pukul 03.00 WIT. Hubungan asmara antara JO dengan FNP menjadi penyebab aksi nekat tersebut.

JO adalah terduga pelaku pembakaran Kantor Desa Hino, sementara FNP adalah wanita 34 tahun berstatus janda. Kekasi JO ini tinggal di kantor desa tersebut bersama dua buah hatinya.

Informasinya, sebelum kejadian itu, JO sempat mendatangi kantor desa dan memanggil FNP, namun panggilan tersebut tidak mendapat sautan dari sang kekasih dari dalam kantor. (fix/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini