Pemprov Maluku Utara Lepas 72 Kafilah Ikut MTQ di Padang

Editor: brindonews.com

Foto bersama.

TERNATE, BRN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi melepas 72 kafilah asal Maluku Utara di Aula Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa, 10 November 2020.

Pelapasan para kafilah yang mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an atau MTQ Nasional ke XXVIII di Kota Padang, Sumatera Barat itu ditandai dengan Upacara Pelepasan Kafilah MTQ oleh Gubernur Maluku Utara yang diwakili Sekretaris Daerah, Samsuddin A. Kadir.

Samsuddin A. Kadir mengatakan, pelaksanaan MTQ tingkat nasional di Kota Padang itu rencananya dibuka pada 14 November 2020. Penyelenggaraan kegiatan keagamaan itu yang dipusatkan di Stadion Utama Nagari Sikabu tersebut dilaksanakan selama satu pekan.

“Acara pembukkan 14 November, dan penutupannya di 20 November 2020,” kata Samsuddin.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara ini berharap para kafilah yang mewakili daerah itu bisa mengharumkan nama Maluku Utara di kanca nasional.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara saya sangat bahagia dan mengucapkan selamat dan semoga sukses kepada seluruh peserta terbaik yang menjadi bagian dari Kafilah dalam ajang MTQ Nasional di Kota Padang. Kami sangat berbangga bahwa Maluku Utara bisa mengirimkan kafilah terbaik yang dimiliki oleh daerah setelah melalui seleksi di tingkat provinsi,” katanya.

Samsuddin berpesan kepada para peserta dan official  agar tetap menjaga kesehatan dan mengikuti protap pencegahan covid-19 selama penyelenggaran. Tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam beraktifitas dan berinteraksi selama berada di Padang.

“Menjaga kesehatan agar imunitas tubuh tetap terjaga selama mengikuti kegiatan sangat penting. Sehingga harapannya kafilah yang bertanding bisa memaksimalkan kemampuannya dan Insyah Allah pulang dengan hasil terbaik yang sudah diupayakan,” pintahnya.

Orang nomor tiga di Provinsi Malut ini berharap dengan adanya pelaksanaan MTQ ini semakin membumikan cinta Al-qur’an, terutama di tengah-tengah masyarakat.

“Al-qur’an bukan hanya sekadar dibaca, tapi juga mentadaburi makna yang terkandung didalamnya dan lebih penting lagi mengamalkan dalam kehidupan sehari hari. Sehingga membawa keberkahan bagi daerah, bangsa dan negara,” ucapnya.

Dihir Bajo menambahkan, 72 orang yang diberangkatkan tersebut terdiri dari 41 peserta MTQ, 4 pelatih dan 26 pendamping atau official. 41 peserta MTQ, lanjut Dihir, sebanyak 21 peserta putera dan puteri 20 orang.

Kepala Biro Kesra Maluku Utara ini mengatakan, 41 peserta MTQ tersebut mengikuti enam mata lomba. Masing-masing Tilawah Al-qur’an delapan orang, Qira'at Al-qur’an empat orang, Hifzil Al-qur’an sembilan orang, Fahmil Al-qur’an tiga grup (tiap grup dua peserta), Syarhil Al-qur’an tiga grup (tiap grup dua peserta) dan Khat/Kaligrafi delapan orang.

“Mereka rencananya diberangkatkan Insyah Allah 12 November pekan ini,” ucapnya. (han/humas)

Share:
Komentar

Berita Terkini