MONAS Bakal Prioritaskan Aspirasi Warga Halmahera Timur

Editor: brindonews.com

Pasangan nomor urut 3 Moh. Abdu Nazar dan Aziz Ajarat saat menyerap aspirasi masyarakat.

MABA, BRN - Upaya pasangan calon Moh. Abdu Nazar dan Aziz Ajarat untuk menjaring permasalahan yang dialami masyarakat sekaligus mendalami potensi wilayah pedesaan sekaligus mensosialisasikan diri terus dilakukan.

Sasaran desa yang dikunjungi itu yaitu Desa Bangul dan Beringin Lamo, Kecamatan Maba Tengah. Di dua desa ini banyak keluhan masyarakat yang diserap.

Tatap muka dari rumah ke rumah jelang 21 hari pungut hitung suara pasangan dengan akronim MONAS itu untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat. Pasangan calon yang diusung PDIP, Gerindra, PBB dan Garuda itu pun menyatakan, semua aspirasi masyarakat tersebut dijadikan program priotas.

“Di Desa Bangul mayoritas transmigrasi. Kebutuhan mereka beragama, misalnya pemenuhan irigasi sawah, saluran pembuangan, saluran tersiar, alat panen, bahkan bibit dan obat-obatan/pupuk yang menurut warga masih sulit diperoleh. Petani di Bangul hanya mengandalkan air hujan dan masih minim sentuhan pemerintah. Sedangkan di Desa Beringin Lamo, usulannya soal pembangunan masjid desa yang belum selesai,” ucap Abdu Nazar sesuai keterangan tertulis yang diterima brindonews.com, Rabu malam, 18 November 2020.

Abdu Nazar menyatakan ia dan wakilnya ingin memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian di Desa Bangul. Perhatian itu benar diwujudkan kalau mereka dinyatakan terpilih pada 9 Desember nanti.

Selain Bangul mayoritas warga transmigrasi, sektor pertanian merupakan salah satu mata pencaharian utama dan mewujudkan swasembada pangan. Pemenuhan irigasi, alat panen, bibit dan obat-obatan/pupuk dianggap efektif sebagai strategi pemerintah mendorong kesehjateraan masyarakat.

“Karena tanggung jawab bupati/kepala daerah itu memenuhi kebutuhan primer dan sekunder warganya. Mengenai aspirasi warga Bangul ini saya akan bantu penjuangkan agar bisa masuk di tahun 2021,” ucapnya.

Harus Ada Pemasok


Abdu Nazar mengemukakan perlu adanya distributor atau agen pemasok barang-barang kebutuhan pokok pertanian di Halmahera Timur. Persediaan pupuk dan obat-obatan yang minim kerap kali dikeluhkan para petani.

“Keluhan para petani ini tidak hanya di Maba Tengah, melainkan seluruh petani di Halmahera Timur. Tidak ada agen, mereka  hanya mengharapakan distribusi pupuk dan obat-obatan dari Ternate dan Tobelo, Halmahera Utara,” sebutnya.

“Begitu juga dengan bibit. Halmahera Timur punya Balai Bibit Unggul (BBU), tetapi belum dikelola. Solusinya BBU harus dimanfaatkan agar menghasilkan bibit yang unggul supaya bisa meningkatkan pendapatan petani,” tambahnya.

Aziz Ajarat menambahkan, perhatian pemerintah terhadap warga Halmahera Timur merupakan perosalan serius, terutama soal rumah tidak layak huni atau RTLH.

Calon Wakil Bupati Halmahera Timur nomor urut 3 berpasangan dengan Moh. Abdu Nazar itu mengatakan, meski RTLH merupakan program pemerintah pusat, pemerintah daerah berkewajiban memperjuangkan demi kebutuhan masyarakat.

“Jika terpilih, MONAS bersama pemerintah desa bersama-sama mendata siapa-siapa saja berhak mendapatkan bantuan sosial berupa RTLH, kemudian data tersebut kita bantu melalui anggaran pusat. Ini janji MONAS jika diberikan amanah pada 9 Desember nanti,” katanya. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini