KPU Maluku Utara Godok Aplikasi Antisipasi Kecurangan di Pilkada

Editor: brindonews.com

RENI S. BANJAR

TERNATE, BRN - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi Maluku Utara menganjurkan KPPS menggunakan aplikasi sistem informasi rekapitulasi elektronik atau sirekap dalam pemungutan suara pada 9 Desember nanti. Menurut KPU, sirekap diklaim mengantisipasi dugaan terjadinya kecurangan.

Koordinator Devisi Data dan Informasi KPU Maluku Utara, Reni S. Banjar mengamukakan, penggunaan sirekap yang berlaku kepada semua Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara atau KPPS yang sudah dilantik itu masih dalam penggodokan.

Penggodokan dilakukan, menurut Reni, menyusuaikan dengan wilayah penyelenggaraan pilkada di Maluku Utara yang masih belum terjangkau internet.

“Aplikasi sirekap ini aksesnya menggunakan jaringan, maka dalam mengantisipasi keterbatasan jaringan, dari PKPU sudah menetapkan 3 kategori, yakni jaringan kuat, lemah dan tidak ada jaringan sama skali untuk penerapan aplikasi sirekap,”  kata Reni usai kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Waterboom, Sabtu pagi, 21 November 2020.

Reni mengatakan aplikasi tersebut terintegrasi dengan KPU RI. Di lain sisi, aplikasi  sirekap bertujuan minimalisir kecurangan ditingkat dilevel bawah, termasuk meringankan beban kerja KPPS.

“Aplikasi ini juga dilengkapi fitur semacam fitler otomatis. Kalau misalnya kita kita salah upload, ada fitur yang langsung memperbaikinya, jadi plikasi ini sangat sistematis,” ucapnya. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini