Kepala BNN Morotai Berganti

Editor: brindonews.com
Foto bersama usai pelantikan kepala BNN Kabupaten Pulau Morotai

MOROTAI, BRN - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pulau Morotai berganti. Kepala BNN Morotai yang sebelumnya dijabat oleh, AKBP Ahmad Idris digantikan oleh Jainudin Hi. Samad. 

Pergantian pucuk pimpinan BNN Morotai ditandai dengan pelantikan dan mengambilan sumpah janji jabatan kepala BNN Morotai yang berlangsung di aula kantor DPRD, Selasa (17/11/2020).

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, yakni Kepala BNN Morotai Jainudin Hi. Samad, Bupati Morotai Benny Laos, Wakil Bupati Asrun Padoma, Asisten I Tamrin Fabanyo, Kepala BNN Provinsi Maluku Utara Kombes Pol Roy Hardi Siahaan, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Norman Faizal.M,Tr.Hanla, Kapolres Pulau Morotai AKBP Aan Hardiansyah, Kejari Pulau Morotai Supardi dan sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Pulau Morotai. 

Kepala BNN Provinsi Maluku Utara Kombes Pol Roy Hardi Siahaan dalam sambutannya mengatakan, pergantian Kepala BNN Kabupaten Pulau Morotai dikarenakan pejabat lama telah memasuki masa purna tugas.

"Perubahan kepemimpinan organisasi merupakan hal yang lazim dalam birokrasi pemerintahan dan menjadi bagian dari dinamika, tuntutan organisasi dalam menghadapi mengantisipasi tantangan tugas ke depan. Serta menumbuh kembangkan motivasi kepada seluruh sumber daya manusia yang ada secara optimal,"ucapnya. 

Kata dia, dengan hadirnya BNN di Kabupaten Pulau Morotai dengan program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Merupakan jawaban untuk menurunkan penyalahgunaan Narkoba.

"Dengan adanya Inpres Nomor 2 Tahun 2020. Semua lembaga kementerian lembaga pemerintahan daerah, TNI-Polri dan seluruh lapisan ikut bekerja sama untuk memberantas Narkoba,"tegasnya. 

Sementara Bupati Morotai, Benny Laos mengungkapkan Kabupaten Pulau Morotai dengan luas 2400 dan panjang laut 1952 tantangan diwilayah perbatasan. Dimana pada beberapa tahun silam menjadi pintu masuk bagi terorisme. 

"Oleh sebab itu tidak menutup kemungkinan bisa menjadi pintu bagi Narkoba. Bangsa asing tidak dapat menyerang dari sektor lain, makanya lewat Narkoba mereka memerangi generasi muda kita dan masyarakat kita dan bahkan ASN. kenapa Indonesia menjadi sasaran penting untuk marketing penyebaran Narkoba, kerena untuk mendapatkan keuntungan yang besar. 

Olehnya itu, mari kita selalu kerja sama, jangan bertanya saya dapat apa? Nanti kalau saya tanya kamu punya apa? Gimana. Jadi kerja harus ikhlas kalau berharap sesuatu sampai tua tidak punya apa-apa,"imbuhnya.

Dikatakan, pemerintahan saat ini, juga ikut berperan dalam memberantas Narkoba. Ini dilakukan melalui aksi 5 tolak yang salah satunya adalah tolak Narkoba. Dan itu selalu dibacakan oleh ASN saat apel gabungan maupun apel di setiap kantor. 

"Jadi semoga dengan kepala BNN yang baru ini bisa lebih optimal dalam pencegahan Narkoba di Kabupaten Pulau Morotai. Karena Morotai juga merupakan destinasi pariwisata yang itu menjadi peluang dan tantangan kita. saya dan semua jajaran Pemda akan selalu bekerjasama dan mendukung program BNN dalam mengentaskan bahaya Narkoba di Morotai,"harapnya.(fix/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini