Bawaslu Halmahera Barat Periksa 7 ASN yang Diduga Tidak Netral

Editor: brindonews.com

Ilustrasi aparatus sipil negara.

JAILOLO, BRN - Badan Pengawas Pemilu Halmahera Barat kembali memeriksa Tujuh Aparatur Sipil Negara atau ASN dilingkup pemerintah setempat. Mereka diperiksa atas dugaan keterlibatan politik praktis.

Ketua Bawaslu Halmahera Barat Alwi Ahmad mengatakan, ketujuh ASN yang diperiksa itu satu diantaranya merupakan istri salah satu pasangan calon. Oknum istri pasangan calon tersebut mengikuti kampanye dan mengangkat simbol dua jari.

Sedangkan 6 ASN lainnya, lanjut Alwi, mendatangi salah satu kediaman pasangan calon dan melakukan foto bersama sembari mengangkat simbol nomor urut menggunakan jari.

“7 ASN ini kesannya menujukan sikap (keberpihakan) pada salah satu calon kandidat yang di Usung Partai Demokrat dan NasDem,” kata Alwi, Rabu 4 November 2020.

Alwi menyatakan dugaan pelanggaran tersebut ditemukan di media sosial. Temuan hasil pengawasan partisipatif ini kemudian di screenshot  lalu ditindaklanjuti.

“Semua sudah di panggil  dan sudah dilakukan pemeriksaan klarifikasi terkait pelanggaran yang ditemukan bawaslu. Hasil klarifikasi selanjutnya akan ditindaklanjuti ke Komisi Aperatur Sipil Negara (KASN). Namun direkomendasi, hasil pemeriksaan di kaji dulu, kalau hasilnya terbukti barulah kita rekomendasi ke KASN,” ucapnya. (Am/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini