Tiga Kategori Pelanggan Ini ‘dapa’ Gratis Bayar Listrik

Editor: brindonews.com

Ilustrasi pengisian pulsa meteran listrik (Foto: CNBC Indonesia)

SOFIFI, BRN - Perusahan Listrik Negara (PLN) Persero resmi menurunkan tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi. Penurunan biaya pembayaran terhitung mulai 1 Oktober sampai Desember 2020 itu berdasarkan Surat Menteri Energi Sumber Daya Mineral tentang penurunan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah.

Agung Murdifi, Executive Vice President Communication and CSR PLN Maluku Utara menjelaskan, penyesuaian tarif listrik periode Oktober-Desember 2020 itu berlaku bagi tujuh golongan. Yaitu pelanggan R-1 TR 1300VA, R-1 TR 2200 VA, R-2 TR 3500 VA -5500 VA, R-3 TR 6600 VA, B-2 TR 6600 VA - 200 kVA, P-1 TR 6600 VA dan 200 kVA serta P-3 /TR.

“Untuk tarif golongan rendah yang sebelumnya Rp1.467/kWh kini turun menjadi Rp 1.444,70/kWh atau turun Rp 22,5/kWh. Penetapan ini berlaku untuk Oktober sampai Desember 2020,” ucap Agung dalam keterangan tertulis yang diterima brindonews.com dari Ramli Malawat, Manager Komunikasi PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Kamis (1/10).

Selain menurunkan beban tanggungan biaya atau tarif, PLN juga menggratiskan pelanggan listrik berkapasitas 450 VA. Agung menyebut, kategori daya 450 VA bagi pelanggan rumah tangga dan pelaku ekomoni kecil mendapatkan free biaya atau gratis 100 persen.

“Kalau pelanggan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi mendapatkan diskon 50 persen. Pemberlakuan potongan 50 persen bagi pelanggan 900 VA ini berlaku sudah mulai April 2020. Keringanan gratis atai full diskon berlaku untuk pelanggan bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA,” sebutnya.

Agung mengemukakan, pertimbangan keputusan penyesuaian tanggungan listrik itu pemerintah mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat akibat terdampak covid-19. Pertimbangan lainnya lanjut Agung, wujud negara dalam memberikan kemudahan dan solusi bagi para pelanggan listrik.

“Penurunan tarif bagi golongan rendah ini tidak menyertakan syarat apapun. Dengan adanya penurunan ini, pemerintah dan PLN ingin memberikan ruang untuk pelanggan golongan rendah agar dapat lebih banyak memanfaatkan listrik untuk menunjang kegiatan ekonominya, termasuk kegiatan keseharian,” ucapnya. (han/red)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini