Tak Gentar, Kuasa Hukum Dikbud Malut Lapor Balik Majelis Hukum Muhmammadiyah Ke Polda

Editor: brindonews.com

 

Kuasa Hukum Dikbud Malut,Muhammad Konoras BersamaTtimnya


TERNATE, BRN – Kuasa Hukum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (dikbud) Provinsi Maluku Utara Muhammad Konoras kembali melaporkan kuasa hukum dan ham Muhammadiyah Rahim Yasim ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut atas tuduhan laporan palsu.

Pihaknya menyampaikan terhadap bapak kapolda Malut Irjen Pol Rikwanto dan Direktur Reskrimum terkait pristiwa hukum laporan palsu dengan mengunakan dokumen yang diduga palsu di lakukan oleh majelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate.

"Tanggal 21 September 2020 terlapor majelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate telah menyampaikan laporan ke Ditreskrimum Polda Malut dengan menuduh klein kami Kadikbud Malut telah melakukan pemerasan dan menyebarkan berita bohong dan memfitnah mejelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate,"ujar Konoras ketika di konfirmasi kabarmalut,Kamis (8/10/2020).

Konoras menunturkan, anehnya lagi laporan mejelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate tidak membawah kepentingan seorang kepala daerah Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik yang katanya sebagai siswa terbaik yang merasa dirugikan atas fitnah yang dilakukan oleh kleinya yang menuduh Usman Sidik salah menggunakan Ijazah STTB palsu.

"Setelah klein kami mencermati isi laporan dari mejelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate, klein kami tidak pernah

 pemerasan dan menyebarkan berita bohong sebagaimana yang di tuduhkan oleh mejelis hukum dan ham Muhammadiyah,"akunya

Pengacara senior ini mengatakan, apa yang di sampaikan mejelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate kepada Polda Malut sama sekali tidak dilakukan oleh kleinnya Kadikbud, laporan menurut kuasa hukum sebagai laporan palsu yang bertujuan untuk memfitnah kleinnya.

"Kami mohon kiranya bapak kapolda dan Direktur Reskrimum Polda Malut berkenah melakukan penyelidikan dan penyidikan serta memanggil majelis hukum dan ham Muhammadiyah Ternate untuk di mintai keterangan dan juga klein kami ,guna menuntut pristiwa pidananya,"pungkasnya. (tim/red)

 

Share:
Komentar

Berita Terkini