Sebulan Menghilang, Plh Sekda Haltim Diduga Campuri Usulan Pj Haltim

Editor: brindonews.com

 

Sekjen Ampera Haltim Mahibu Nandar

HALTIM,BRN - Pasca di tujuk sebagi Pelaksana Harian (PLH) Sekertaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Ricky Chairul Ricfat langusng menghilang kurang lebih satu bulan. Menghilangnya PLH Sekda ini diduga terlibat mencampuri penetapan nama-nama Penjabat Bupati Haltim yang sudah dua kali diusulkan Gubernur ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).  

Sekertaris Jenderal Ampera Haltim Mahibu Nandar kepada redaksi via handphone Kamis (1/20/2020) mengatakan, menghilangnya PLH Sekda Haltim ini mengakibatkan roda pemerintah lumpuh secara total. Padahal tugas dang fungsinya lebih penting akan tetapi sengaja meninggalkan dan lebih mementingkan keluar daerah guna mencampuri urusan penetapan nama-nama Penjabat bupati.

Menurtnya, sikap yang ditunjukan plh sekda ini bisa dibilang sudah terlibat dalam politik praktis, menjelang Pemlilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Halmahera Timur. Bahkan juga diduga sangat ketakutan apabila Kemendagri menetapkan Penjabat Bupati sesuai usulan gubernur.

“ Masa seorang Plh Sekda harus mencampuri urusan penetapan penjabat haltim yang itu bukan kewenangnaya. Harusnya seorang Aparat Sipil Negara (ASN) itu harus terima apa yang menjadi kewenangan Gubernur dan Kemendari atas penetapan Penjabat bupati Haltim”.

Dirinya meminta kepada kemendagri dan gubernur untuk segera mengembalikannya ke jabatan semula selaku kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), karena di anggap tidak mampuh mengemban amanah sebagai Plh sekda Haltim.

“ Selaku Plh sekda harus bertanggungjawab menjalankan roda pemerintahan dan aktif berkantor di Halmahera Timur bukan meninggalkan tugas dan menetap di Jakarta, kantor bupati itu ada di haltim, bukan di Jakarta. (tim/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini