Polda Malut Kembali Tangkap Pengedar dan Pengguna Narkoba

Editor: brindonews.com
Kombes (Pol) Setiadi Sulaksono saat merilis hasil pengungkapan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukun Polda Maluku Utara. Barang bukti beserta tersangka ikut dihadirkan dalam jumpa pers. Tampak dua orang anggota polisi dilengkapi senjata mengawal para tersangka.
TERNATE, BRN - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara atau Ditresnarkoba Polda Malut kembali mengungkap peredaran narkotika di Maluku Utara. Pengungkapan Tujuh kasus dengan 7 tersangka itu masing-masing pelaku ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

Tujuh orang yang ditangkap itu masing-masing Jainal I. Mahmud alias Nal (26), Rama Andika Ismail (25), Amran D. Naya alias Anto (30), Ary Mamonto alias Ari (35), Rinaldy Usman, Farsil Asra alias Farsil (22) dan Yuliana Lidawa alias Ul (32).

Direktur Resnarkoba Polda Malut, Kombes (Pol) Setiadi Sulaksono menyebutkan, dari tujuh orang ini dua diantaranya ditangkap di Halmahera Utara. Tersangka Ary Mamonto ditangkap di Jalan Universitas Padamara, Desa Wari Kecamatan Tobelo Utara, Halmahera Utara, dan Rinaldy Usman ditangkap di depan  Rumah Makan Artomoro Kompleks Cina, Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo.

Ary Mamonto alias Ari ini dibekuk polisi pada Sabtu WAKTU   : Hari Sabtu, 29 Agustus 2020 sekitar pukul 16.30 WIT. Sedangkan Rinaldy Usman pada 30 Agustus 2020 sekitar Pukul 16.00 WIT.,”  kata Setiadi dalam keterangan pers yang diterima brindonews, Selasa, 8 September 2020.

Ditangan kedua pelaku penyalahgunaan narkoba ini sambung Setiadi, satu bungkus sachet kecil narkotika jenis shabu 1,30 Gram, satu Handphone Nokia warna hitam dan seratus lima puluh delapan paket kecil berisi daun kering yang diduga ganja.

“Seratus lebih paket tanaman ganja ini beratnya 141,81 gram. Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 112 ayat (1), 114 ayat (1) dan 111 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman pidana bagi para terduga tersangka paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Ada juga paling singkat 5 tahun dan paling 20 tahun,” ucapnya.

Berperan Pengedar dan Pengguna

Kombes (Pol) Setiadi Sulaksono mengemukakan, ketujuh terduga pelaku penyalahgunaan narkotika yang diamankan itu punya peran masing-masing. Tersangka Nal, Rinaldy dan Farsil berperan sebagai pengedar dan sisanya pengguna.

“Dari Tujuh terduga tersangka ini barang bukti yang diamankan yaitu shabu 5,72 gram, ganja 5,72 gram dan tembakau gorilla  24,32 gram,” katanya.
Share:
Komentar

Berita Terkini