Langgar Protokol Kesehatan, Tim hukum Usman -Basam Desak Aparat Kepolisian Tindak Tegas Kerumunan Masa Aksi

Editor: brindonews.com

Tim hukum paslon Usman-Basam

HALSEL, BRN – Tim Hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Usam- Basam Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) meminta kepada aparat kepolisian untuk bertindak tegas masa aksi yang melanggar protocol kesehatan di tengah pandemic Covid-19.
  
Dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini, ada pengerahan massa aksi yang diorganisir untuk melakukan demo di kantor Badan Pengawasan Pemiluh (Bawaslu) dan KPUD Halsel tanpa menghiraukan Protokol kesehatan Covid-19.

Berdasarkan Hasil Investigasi dari Tim Hukum Usman-Bassam melalui Yusman Arifin, SH kepada wartawan melalui via whatsapp. Rabu, (16/9/2020) mengatakan dalam pelaksanaan demo tersebut, massa tidak mematuhi protokoler kesehatan covid-19 padahal bahaya wabah Corona masih menghantui.

Pihak Kepolisian seharusnya lebih jelih dalam mengawal dan memperhatikan  standar protocol Kesehatan Covid-19. Sebagaimana dalam Perbup Halsel Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pengendalian Covid-19.

Kemudian pada Pasal 5 huruf (m) dan (n) jelas telah mengatur area public, dan tempat lainnya yang dapat memungkinkan adanya kerumunan Massa aksi dan tempat fasilitas umum yang harus memperhatikan protocol kesehatan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Noldi Kurama, SH menambahkan seharusnya mengacuh pada Perbup diatas, peran penting bagi Kepala Daerah yakni Bupati Halsel harus pro-aktif dalam menyikapi hal-hal yang menyangkut kerumunan dan aksi massa yang terjadi pada beberapa hari kemarin.

Menurut dia, padahal sudah ada intstruksi Kapolri dan ditindaklanjuti oleh Bareskrim Mabes Polri dalam diskusi daring bersama Gakumdu seluruh Indonesia telah menegaskan untuk mematuhi protocol kesehatan covid-19 oleh masyarakat maupun para peserta pilkada.
 "tapi kami melihat Bupati Halsel diam seribu bahasa dan terkesan membiarkan kisruh yang terjadi beberapa hari terakhir ini" kata Noldi.

Oleh karena itu pihaknya meminta kepada aparat kepolisian untuk menindak dengan tegas apabila ada demo-demo lanjutan yang tidak mematuhi aturan dan mengabaikan protokoler kesehatan, bila perlu mencegah masyarakat untuk berkerumunan apalagi demostrasi. Tegasnya (han/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini