Lagi, Ditresnarkoba Polda Malut Ringkus 3 Kurir Narkotika

Editor: brindonews.com

 

Direktur Ditresnarkoba Polda Malut, Kombes (Pol) Setiadi Sulaksono
(barang bukti Narkotika jenis shabu dan ganja)

TERNATE,BRN Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara (Malut) kembali meringkus tiga kurir narkotika jenis shabu dan ganja.

Penangkapan ini berawal dari operasi Tim Opsnal Unit III Ditresnarkoba Polda (Malut) yang berhasil mengamankan paket kiriman narkotika golongan I jenis sabu milik Antot.

Diketahui, Antot merupakan salah satu Narapidana (Napi) pindahan dari Kelas IIA Ternate ke Lapas Kelas IA Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Antot diketahui setelah kurirnya, inisial DS alias Sinta ditangkap di kediamannya di Kota Baru, Ternate Tengah, Sabtu (12/9/2020).

Direktur Ditresnarkoba Polda Malut, Kombes (Pol) Setiadi Sulaksono, Senin (21/9/2020) melalui konferensi pers mengatakan, penangkapan terduga tersangka penyalahgunaan narkotika golongan I tersebut merupakan hasil pengembangan dari informasi atau laporan masyarakat yang diterima.

Setiadi menjelaskan, paket kiriman Antot berhasil diamankan setelah pihaknya melakukan Control Delivery terhadap AN alias Apin dan A, yang selanjutnya paket tersebut diberikan ke DS.

“Terlapor Apin yang kita amankan itu, dia hanya disuruh untuk mengantarkan paket itu ke salah satu wanita yang sudah ada komunikasi dengan Antot, tetapi yang menerima barang itu adalah salah satu perempuan berinisial A yang masih dibawah umur, selanjutnya kita ikuti dan barang itu diberikan ke Sinta,” ungkapnya.

Lanjut Setiadi, dari tangan DS, pihaknya mengamankan paket milik Antot berupa empat sachet narkotika jenis shabu dengan berat 197,39 gram yang di simpan di dalam tempat pelumas (Gemu-red), satu seprei warna kuning, tiga sarung bantal, dua sarung, lima celana pendek, dua baju kaos dan satu handphone.

“Modus pengiriman barang yang dimasukan dalam pelumas atau gemu ini merupakan modus baru yang kita bongkar,” katanya.

Selain DS, kata Setiadi, pihaknya juga mengamankan 2 kurir lainnya yang diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polda Malut. Masing-masing diketahui  berinisial FIT alias Fitrah dan AR alias Ardi.

“FIT saat ini masih berada di Lapas Kelas II Jambula Ternate,” katanya.

Penangkapan terhadap FIT, sebut Setiadi, setelah pihaknya mengamankan RAS sesuai dengan alamat dan penerima paket yang dikirim melaui jasa pengiriman JNE.

 

“Paket ini memang yang terima sesuai dengan penerima, tetapi dari hasil pemeriksaan RAS, yang bersangkutan mengakui bahwa paket tersebut milik FIT yang saat ini berada di dalam Lapas Ternate,” akunya.

Dari infromasi tersebut, kata Setiadi, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap FIT di Lapas dan yang bersangkutan mengakui bahwa paket tersebut merupakan paket miliknya.

"Kita lakukan pengembangan di Lapas Kelas IIA Ternate untuk mencari keberadaan terlapor dan setelah menemukan terlapor, kita langsung interogasi awal dan terlapor mengakui bahwa 1 paket yang berisi 3 sachet sabu adalah miliknya, selanjutnya terlapor langsung dibawa dan diamankan ke kantor Ditresnarkoba Polda untuk dilakukan proses hukum,” tegas orang nomor satu di Ditresnarkoba Polda Malut ini.

Sementara untuk tersangka AR, diringkus saat mengambil paket kiriman yang diduga berisi ganja di salah satu jasa pengiriman JNE, Kelurahan Stadion, Ternate Tengah.

“Dari tangan AR, anggota mengamankan barang bukti berupa, satu paket besar yang diduga berisi ganja kering dengan berat 1,1 kilo beserta satu HP,” katanya.

Saat ini, menurut Setiadi, para terduga tersangka masih diamankan di Markas Polda Malut untuk tujuan pemeriksaan.

"Atas perbuatan tersebut, para terduga tersangka ini dijerat dengan pasal 111 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) serta Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 114 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya.(red)


Share:
Komentar

Berita Terkini