Empat Bapaslon Terancam di Diskualifikasi

Editor: brindonews.com


Kantor KPU Kota Ternate 

TERNATE, BRN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota ternate bakal mendsikualifikasi Empat Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Walikota Ternate. Hal ini berdasarkan, berkas ke empat bapaslon tersebut hingga saat ini belum memasukan Surat Keputusan (SK) pemberhentian baik itu sebagai Anggota DPRD, ASN dan Wakil Walikota.  

Komisioner KPU Kota Ternate Kuad Suwarno kepada media ini Rabu, (9/9/2020)  mengatakan, KPU tidak memiliki kewenangan mencampuri urusan sebagai ASN,DPRD dan Wakil Wali Kota, sebab tugas KPU hanya meminta SK pemberhentian dari masing-masing bapaslon. Hal ini berdasarkan UUD Yang mengatur batas pemasukan berkas itu 30 hari sebelum pelaksanaan pencoblosan.

“ Jika sampai tanggal 8 November 2020 para bapaslon belum menyerahkan SK pengunduran ke KPU, maka semua paslon bisa terkena diskualifikasi,’’ tegas Kuad

Perlu diketahui ke empat Bapaslon Wali Kota dan Wakil Walikota walikota Ternate dua diantaranya Hasan Bay anggota DPRD aktif  Provinsi Malut, dari partai Golkar, Merlisa anggota DPRD aktif Kota Ternate dari PDI-P, M Tauhid Soleman sebagai ASN, dan Abdullah Taher  sebagai wakil walikota Ternate aktif yang hingga saat ini belum memasukan SK pemberhentian dari jabatan.

Kuad menegaskan, batas verifikasi SK pengunduran ke KPU tanggal 8 November  2020,  apabila batas waktu tersebut para calon belum bisa menyerahkan maka jangan salahkan, sebab KPU akan menolak sebagai calon dan akan mengundurkan sebagai calon.“ KPU akan mendiskualifikasi jika paslon tidak memasukan Sk pemberhentian”. (ham/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini